Dampak Indeks Pembangunan Manusia, Ketimpangan Pendapatan, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Belanja Daerah terhadap Kriminalitas di Provinsi Kepulauan Riau
DOI:
https://doi.org/10.61722/jaem.v3i3.12577Keywords:
Kriminalitas, Indeks Pembangunan Manusia, ketimpangan pendapatan, Tingkat Pengangguran Terbuka, belanja daerah, Fixed Effect ModelAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Ketimpangan Pendapatan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Belanja Daerah terhadap kriminalitas di Provinsi Kepulauan Riau periode 2017–2025. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dianalisis dengan metode Fixed Effect Model (FEM). Hasil regresi data panel menggunakan penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kriminalitas, Ketimpangan Pendapatan dan Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh positif dan namun tidak signifikan terhadap kriminalitas. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kriminalitas. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor sosial-ekonomi memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat kriminalitas di Provinsi Kepulauan Riau.
References
Alzahri, M. D., & Syafitri, W. (2025). The Effects of Unemployment, Poverty, Education, and Income Disparity on Crime Rate in West Sumatra. Journal of Development Economic and Social Studies, 4(2), 597–610.
Amilia, D., & Ridwan, P. (2024). Analisis Tingkat Pendidikan, Pengangguran, Kemiskinan dan Ketimpangan Pendapatan Terhadap Tingkat Kriminalitas di Provinsi Bengkulu. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(12), 693–706. DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6319.
Atthoriq, W., Septriani, S., & Winarni, E. (2024). Analisis pengaruh ketimpangan pendapatan dan pengangguran terhadap PDRB melalui kriminalitas di Indonesia. Jurnal Development, 12(2), 192–209.
A'yun, K. Q., Sumaiyah, A., Wardani, N. H., Zelika, S. D. A., Ramadan, A., & Sesay, A. (2026). Econometric analysis of poverty and economic welfare as predictors of criminal activity in Indonesia. Journal of Advances in Information and Industrial Technology, 8(1), 47–56
Blanchard, O. (2017). Macroeconomics (7th ed.). Pearson.
Enamorado, T., López-Calva, L. F., Rodríguez-Castelán, C., & Winkler, H. (2016). Income inequality and violent crime: Evidence from Mexico's drug war. Journal of Development Economics, 120, 128-143
Inayati, N. I., & Setiawan, D. (2017). Fenomena Flypaper Effect pada Belanja Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia. EKUITAS: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 1(2), 220–239. DOI: 10.24034/j25485024.y2017.v1.i2.2062.
Kasma, J. A., & Permata Sari, Y. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kriminalitas di Indonesia. Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP), 1(3), 311–321.
Kurniasih, N., Agustin, R., & Pratiwi, A. (2024). Unveiling the links: How poverty,unemployment, education, and income inequality drive crime in Indonesia? Journal of
Indonesian Economy and Business, 39(1), 45–59.
Lee, D. Y., & Holoviak, S. J. (2006). Unemployment and Crime: An Empirical Investigation. Applied Economics Letters, 13(12), 805–810.
Lochner, L. (2004). Education, Work, and Crime: A Human Capital Approach. International Economic Review, 45(3), 811–843
Najasyi Qausar, & Aminda, R. S. (2022). Determinan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Riau. Journal of Development Economic and Digitalization, 1(1), 38–50
Susanti, S. T., Ambya, A., Ananta, P., Suparta, I. W., & Murwiati, A. (2025). Pengaruh faktor ekonomi terhadap kriminalitas di Indonesia. Indonesian Journal of Economics Management and Accounting, 2(6), 1794–1801.
Pigou, A. C. (1932). The economics of welfare (4th ed.). Macmillan
Ramdayani, S. S., Kharisma, B., & Wibowo, K. (2019). Local Government Spending on Social Protection, Security Order, and Crime. Jurnal Economia, 15(2), 259–274.
Rahmadi, S., & Parmadi. (2019). Pengaruh ketimpangan pendapatan dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi antar pulau di Indonesia. Jurnal Paradigma Ekonomika, 14(2), 55–66.
Raphael, S., & Winter-Ebmer, R. (2001). Identifying the effect of unemployment on crime. The Journal of Law and Economics, 44(1), 259–283.
Renita (2024). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Kemiskinan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Tingkat Kriminalitas di Kalimantan Barat Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Muamalat Indonesia, 4(2), 640–653.
Sari, N. P., & Lubis, A. (2021). Analisis ketimpangan distribusi pendapatan di Provinsi Riau. Repository Universitas Riau.
Sitanggang, M. P. M. B., & Hutapia, H. (2024). The effect of HDI, population density, poverty, and income inequality on criminality in DKI Jakarta Province. Equity: Jurnal Ekonomi, 12(2), 94–101.
Siegel, L. J. (2011). Criminology: The core (4th ed.). Cengage Learning
Sukirno, S. (2019). Makroekonomi: Teori pengantar (Edisi ke-3). Rajawali Pers.
Sugiharti, L., Esquivias, M. A., Shaari, M. S., Agustin, L., & Rohmawati, H. (2022). Criminality and income inequality in Indonesia. Social Sciences, 11(3), 142.
Susanto, E., & Pratiwi, L. (2023). Pengaruh ketimpangan pendapatan, pengangguran, dan kemiskinan terhadap kriminalitas di Indonesia. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Development, 11(2), 100-115.
Trisnawati, D. (2019). Inter-provincial spatial linkages of crime pattern in Indonesia:
An application of spatial panel econometric analysis. Indonesian Journal of Geography, 51(1), 58–69.
Widodo, T., & Hartono, B. (2022). Pengaruh ketimpangan pendapatan dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kriminalitas. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 23(1), 50-67.
Yuzani, D. A., Deswina, L. F., Ifonne, M. H., & Suryadi. (2024). Pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap tingkat kriminalitas: Analisis di Kota Tanjungpinang. Syariah: Jurnal Ilmu Hukum, 1(4), 165–173.











