PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN MENTAL KELUARGA MELALUI PROGRAM PSIKOEDUKASI DI BALAI KB KECAMATAN SAKO KOTA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i3.10421Keywords:
family mental health, psychoeducation, community, family, psychological well-beingAbstract
Family mental health is an important aspect of individual and social well-being. However, public understanding of mental health remains relatively low and continues to be a common issue in society. This study aimed to examine the effectiveness of a family-based mental health psychoeducation program in improving public awareness and understanding of family mental health. The research employed a qualitative method with a case study approach at the Family Planning Center in Sako District, Palembang City. Data were collected through observation, interviews, and direct practice during the community service program. The activities included community socialization, the Emotion Bank program, counseling corners, maternal mental health psychoeducation, adolescent mental health education, and digitalization of community services. The findings showed that the program increased community participation, emotional openness, understanding of family mental health, and awareness of psychological well-being. Participatory and communicative approaches also helped participants feel more comfortable receiving education and psychological support effectively.
References
Farisandy, E. D., Asihputri, A., & Pontoh, J. S. (2023). Peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental. Universitas Pembangunan Jaya.
Fitriani, Y., dkk. (2023). Learning from the field: Membumikan teori psikologi dalam kehidupan nyata di masyarakat. PT Pena Persada Kerta Utama. https://www.researchgate.net/profile/Rika-Fitriyana- 2/publication/373899664_LEARNING_FROM_THE_FIELD_Membumikan_Teori_Ps ikologi_Dalam_Kehidupan_Nyata_Di_Masyarakat/links/65027f12a2e39316ce085136/LEARNING-FROM-THE-FIELD-Membumikan-Teori-Psikologi-Dalam-Kehidupan- Nyata-Di-Masyarakat.pdf#page=8
Grace Latuheru, Elpira Asmin, & Melda Yunita. (2024). Psikoedukasi peningkatan motivasi ibu rumah tangga dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpm.v4i6.933
Hartin Kurniawati, Ika Rahayu Satyaninrum, Munakhiroh El Hajar, & Siskha Putri Sayekti. (2023). Psikoedukasi masyarakat tentang kesehatan mental. MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 264–272. https://doi.org/10.32529/tano.v6i2.2578
Hermina Hospitals. (2024). Mengatasi stigma tentang kesehatan jiwa: Langkah menuju masyarakat yang lebih peduli dan inklusif. https://herminahospitals.com/id/articles/mengatasi-stigma-tentang-kesehatan-jiwa- langkah-menuju-masyarakat-yang-lebih-peduli-dan-inklusif
Juniarly, A., Mardhiyah, S. A., Purnamasari, A., & Rachmawati. (2024). Psikoedukasi kesehatan mental keluarga pada wanita dewasa di Kota Prabumulih. Humanity and Medicine (HUMMED), 5(2), 113–123. https://doi.org/10.32539/hummed.v5i2.136
Khairunnisa, N. Z. (2025). Psikoedukasi kesehatan mental berbasis edukatif-partisipatoris bagi tenaga kependidikan dan pengasuh pesantren. DIMASLIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta, 3(2), 73–80. https://jurnal.lppm- mmy.ac.id/index.php/dimaslia/article/download/114/108
Latuheru, G., & Mailoa, J. (2023). Psikoedukasi dan konseling kelompok untuk peningkatan kesehatan mental pada dewasa awal. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(10), 4288–4297. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i10.12136
Mansyur Ramly, M., Nurhayati, N., & Rahmawati, R. (2023). Psikoedukasi keluarga untuk meningkatkan resiliensi dan literasi kesehatan mental masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 115–126. https://jabb.lppmbinabangsa.id/index.php/jabb/article/download/2058/947
Morin, T. A. N., Saudi, A. A., & Thalib, T. (2026). Intervensi program psikoedukasi terkait literasi kesehatan mental terhadap orang tua. Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 4(1), 19–25. https://doi.org/10.54066/jikma.v4i1.3762
Nabila Aulia, dkk. (2024). Psikoedukasi untuk meningkatkan kesehatan mental dan self awareness masyarakat. EKSPRESI, 1(3), 23–39. https://doi.org/10.62383/ekspresi.v1i3.224
Rahayu, P. P., & Irsyadiyah, A. U. (2022). Psikoedukasi tentang kesehatan mental dan psikopatologi pada masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 2(2), 73–81. https://doi.org/10.31004/abdira.v2i2.135
Shanti Rosmaharani, Rodiyah, & I’in Noviana. (2025). Peningkatan status kesehatan jiwa keluarga yang memiliki anak retardasi mental melalui psikoedukasi keluarga. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(4), 271–275.
Sumi Lestari & Martomo Wahyudianto. (2023). Psikoedukasi literasi kesehatan mental: Strategi menjaga kesehatan mental di kampung wisata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 515–520. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1234
Veda, V. Y., Laalah, E. E. T., Langie, M. A., Kristiawan, A., Mahastya, M., & Wibowo, D. H. (2023). Desa siaga sehat jiwa: Psikoedukasi pentingnya kesehatan mental bagi masyarakat Desa Banyubiru. Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 451–460. https://doi.org/10.24246/jms.v3i32023p451-460
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










