JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm
<p><strong>Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat </strong><strong>(JAPM)</strong>, memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum, Agama. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali<strong> (Januari, Maret, Mei, Juli, September, November)</strong></p>CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISINGen-USJURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT3030-864XPeluang dan Tantangan Dalam Membangun Green Startup Dalam Lingkungan Kampus UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12382
<p><em>Environmental pollution due to the increasing volume of waste, particularly household organic waste that has not been optimally utilized, poses a serious problem in Indonesia while simultaneously opening opportunities for the development of green startups within higher education institutions. This study aims to analyze the opportunities and challenges of developing green startups at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi through the utilization of organic waste, specifically orange peels and pineapple peels, into eco-enzyme based on the zero-waste concept. The research employs a descriptive qualitative approach using literature review techniques on scientific articles, official government documents, and data from the National Waste Management Information System (SIPSN). The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi has significant opportunities to develop green startups, supported by the abundant availability of organic waste (food waste at 40.77%), the strategic role of universities as centers for education, research, and innovation, as well as alignment with the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) 8, 9, 12, and 13. However, the development of green startups still faces challenges, including low green entrepreneurship literacy, limited access to funding, suboptimal commercialization of research outputs, and weak pentahelix collaboration among universities, government, and industry. This study recommends strengthening the green entrepreneurship curriculum, optimizing campus business incubators, and expanding strategic partnerships to support the sustainability of the eco-enzyme-based green startup ecosystem within the campus environment.</em></p>Raditya FirnandoFaliza Zaidina Fitria
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-072026-08-074511010.61722/japm.v4i5.12382UPAYA PENINGKATAN BRANDING UMKM KAYA RASA BU MINAR MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12392
<p>UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian, namun masih banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan <em>digital marketing</em> secara optimal untuk memperkuat <em>branding</em> dan memperluas pemasaran. Kondisi tersebut dialami oleh UMKM Kaya Rasa Bu Minar yang masih mengandalkan pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan <em>branding </em>UMKM melalui pemanfaatan<em> digital marketing</em>. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi, identifikasi masalah, implementasi program, serta monitoring dan evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS, akun Instagram dan TikTok, toko Shopee, banner promosi, serta pembaruan katalog menu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM telah memiliki identitas digital yang lebih baik, media promosi yang lebih menarik, sistem pembayaran digital, serta saluran pemasaran berbasis<em> marketplace</em>. Program ini diharapkan mampu meningkatkan <em>brand awareness</em>, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing UMKM di era digital.</p>Adinda Cahya FadillahFatin KhoirunnisaShendy HeryanaFahrudin HanafiSriyana Sriyana
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-072026-08-0745111910.61722/japm.v4i5.12392EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH MELALUI PENYEDIAAN TEMPAT SAMPAH TERPILAH PADA SISWA SD NEGERI 16 KAUR DESA WAY HAWANG
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12396
<p>Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga diperlukan upaya edukasi sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SD Negeri 16 Kaur, Desa Way Hawang, mengenai pemilahan sampah melalui edukasi dan penyediaan tempat sampah terpilah. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyampaian materi, demonstrasi pemilahan sampah, praktik langsung, serta penyerahan tempat sampah organik dan anorganik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami perbedaan sampah organik dan anorganik serta menunjukkan antusiasme dalam mempraktikkan pemilahan sampah. Keberadaan tempat sampah terpilah diharapkan dapat mendukung pembiasaan perilaku membuang sampah sesuai dengan jenisnya sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat.</p>Riki Rahmat IllahiDion PujiansahRosari Junita SihombingBayu Ardi RamadhaniYar Johan
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-082026-08-0845202610.61722/japm.v4i5.12396Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kelompok PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Wayhawang
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12397
<p>Limbah rumah tangga di Desa Wayhawang selama ini belum dikelola dengan baik dan pengetahuan kelompok PKK mengenai pupuk organik cair (POC) masih sangat minim. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi POC yang bermanfaat bagi tanaman. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan demonstrasi langsung pembuatan POC menggunakan bahan sisa sayur, sisa buah, air cucian beras, serta bioaktivator EM4 dan molase, dengan wadah modifikasi dari galon bekas. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juli 2026 dan diikuti oleh kelompok PKK Desa Wayhawang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi serta pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan, meskipun evaluasi formal belum dilakukan. Program ini diharapkan dapat mendorong kelompok PKK untuk mempraktikkan pembuatan POC secara mandiri di rumah sebagai upaya pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan.</p>Imansyah Rizki RamadhanDella Febriyani BR SianiparAida Nur Azimah SuryaniAlivia AyuYar Johan
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-082026-08-0845273110.61722/japm.v4i5.12397English Fun: Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris Anak
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12400
<p><em>Children in rural communities have few opportunities to interact in fun ways to learn English. This means low motivation and little exposure to the language as it is really used. Learning opportunities that foster language development and learner confidence might be available thru community-based education programs. This community service was conducted at the Banyuwangi Community Learning Center, Cibitung District, Sukabumi Regency. This community service is aimed to improve the English skill of young students thru English Fun program. The program was conducted for a month (Monday-Thursday) with elementary and secondary school students. The activities were participatory and learner-centered thru interactive games, songs, storytelling, vocabulary enrichment, simple conversations, role-playing and collaborative learning. The activities were intended to create a happy learning environment, to promote active participation, and to facilitate meaningful communication in the English language. Implementation showed increased student enthusiasm, confidence, classroom participation and willingness to use English in daily interactions. The constant practice helped the learners to improve their basic vocabulary acquisition, pronunciation and communication skills. To conclude, the English Fun program was effective in improving the basic English skills of children and cultivating positive attitudes toward learning English. With this program, we highlight the positive effects of sustainable community-based learning projects that help increase access to education and support English language learning for rural community children.</em></p>Abdul GapurNurhayati NurhayatiSilva Fadilah Suparman
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-092026-08-0945324010.61722/japm.v4i5.12400Penguatan Nilai-Nilai Bugis–Makassar dalam Membentuk Karakter Womenpreneur
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12429
<p><em>Penguatan karakter perempuan pelaku usaha (womenpreneur) tidak hanya membutuhkan peningkatan kompetensi kewirausahaan, tetapi juga nilai dan identitas budaya yang dapat menjadi landasan dalam menjalankan aktivitas usaha. Nilai-nilai Bugis–Makassar memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber pembentukan karakter womenpreneur, khususnya dalam aspek integritas, ketangguhan, keberanian, kecerdasan, kepedulian sosial, dan hubungan antarmanusia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman womenpreneur Desa Lawallu terhadap nilai-nilai Bugis–Makassar dan relevansinya dengan pembentukan karakter kewirausahaan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan diskusi kelompok. Materi kegiatan mencakup sebelas nilai, yaitu siri’, pacce/pesse, lempu’, acca/ammaccang, getteng, warani, reso, sipakatau, sipakainge, sipakalebbi, dan assitinajang. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi, respons peserta selama diskusi, dan refleksi setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai makna nilai-nilai Bugis–Makassar serta kemampuan menghubungkannya dengan aktivitas kewirausahaan, seperti menjaga kepercayaan pelanggan, mempertahankan reputasi usaha, menghadapi tantangan, mengambil keputusan, bekerja secara konsisten, dan membangun hubungan sosial. Kegiatan menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam penguatan karakter womenpreneur. Namun, peningkatan pemahaman merupakan tahap awal sehingga internalisasi nilai ke dalam perilaku kewirausahaan memerlukan pendampingan dan penerapan secara berkelanjutan.</em></p>Andi Muhammad RivaiAryan Agus PratamaMuhammad Novrizal RamadhanZulfikar ZulfikarFatimah Akbal
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-132026-08-1345415510.61722/japm.v4i5.12429Sosialisasi Anti-Bullying bagi Murid Kelas VII SMPN 4 Tuban: “Stop Bullying, Mulai Peduli”
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12471
<p>Bullying atau perundungan merupakan salah satu permasalahan yang masih ditemukan di lingkungan pendidikan dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, serta proses pembelajaran peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di UPT SMP Negeri 4 Tuban pada siswa kelas VII dengan jumlah peserta sebanyak 136 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan sosialisasi interaktif melalui penyampaian materi secara klasikal, diskusi dan tanya jawab, analisis studi kasus sederhana, serta ice breaking. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian angket atau tes pemahaman setelah pemberian materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata jawaban benar dari 136 siswa mencapai 97,8%, yang menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami materi sosialisasi anti-bullying dengan sangat baik. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kepedulian siswa terhadap teman sebaya serta pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Berdasarkan hasil tersebut, sosialisasi anti-bullying dapat menjadi salah satu upaya preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap bahaya bullying. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, guru Bimbingan dan Konseling, orang tua, serta seluruh warga sekolah guna memperkuat budaya sekolah yang positif dan saling menghargai.</p> <p> </p>Rika AstutikRedita Dwi UtamiShinta Dewindha RiezaRendy ArdanaRosa Dwi Haffati RiyantoYoga Cipta PratamaSukisno Sukisno
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-182026-08-1845566410.61722/japm.v4i5.12471Edukasi dan Implementasi Pengelolaan Sampah Berbasis Maggot dan Alat Press Manual sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Guna Bagi Masyarakat Desa Getasanyar
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12472
<p>Permasalahan penumpukan sampah rumah tangga yang belum terkelola di Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, memerlukan solusi terpadu berbasis pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta mengimplementasikan sistem pengolahan sampah organik berbasis biokonversi maggot Black Soldier Fly (BSF) dan pemadatan sampah anorganik menggunakan alat press manual. Mitra sasaran kegiatan meliputi Ibu-ibu PKK, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, dan Perangkat Desa Getasanyar. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap observasi di Bank Sampah Induk Magetan, sosialisasi pengolahan sampah, demonstrasi peralatan secara interaktif, serta implementasi program. Luaran dari kegiatan ini adalah terbentuknya KSM sebagai penggerak keberlanjutan program serta terciptanya nilai guna sampah di desa, baik berupa maggot BSF untuk pakan ternak/ikan alternatif maupun sampah anorganik yang terpilah sehingga memiliki nilai guna.</p>Haris Ainur RofiqMuhammad Auffarrasi Azka JibranPurnama MardiansahNurma SeptianaAisha Shafa TabinaAdela Farah ArtantiRachmania Gina Putri WardaniAgie Cahyaning PutriAryo Nur Sa'dinMuhammad Vicky Alfarizy
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-182026-08-1845657210.61722/japm.v4i5.12472Sosialisasi Karakter dan Nilai-nilai Keagamaan sebagai Upaya Pembentukan Karakter Anak di Jorong Salimpaung
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12498
<p><em>This community service activity aimed to improve students’ understanding of character and religious values as an effort to develop children with noble character. The activity was conducted at SD Negeri 08 Salimpaung, Jorong Salimpaung, Nagari Malalak Utara, Malalak District, Agam Regency, involving 29 students aged 7–12 years. The method employed socialization with an educational approach through PowerPoint presentations, inspirational storytelling, discussions, material delivery, and question-and-answer sessions. The materials covered honesty, discipline, responsibility, respect for parents and teachers, helping others, and the use of the three important expressions: please, thank you, and sorry. The results demonstrated students’ enthusiasm and active participation throughout the activity, particularly during storytelling and question-and-answer sessions. The activity contributed positively to strengthening students’ understanding of character and religious values and supported the development of positive behaviors in their daily lives. Therefore, character and religious education through interactive socialization can serve as an effective approach to supporting children’s moral development.</em></p>Cherli AftarianiIrwandi
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-202026-08-2045738210.61722/japm.v4i5.12498PELATIHAN PENGGUNAAN AI SEBAGAI ASISTEN DIGITAL BAGI PELAKU UMKM DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA MASYARAKAT DESA SOKAWERA SOMAGEDE
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12499
<p>Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melihat banyak peluang baru dengan kemajuan teknologi digital, terutama AI, yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis mereka. Namun, karena banyaknya UMKM yang tidak terbiasa dengan teknologi digital dan tidak tahu bagaimana memanfaatkannya dalam bisnis mereka, AI masih kurang digunakan. Di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, usaha mikrokecil dan menengah (UMKM) akan menerima pelatihan tentang penggunaan kecerdasanbuatan sebagai asisten digital. Metode kualitatif digunakan melalui pelatihan,penggunaan kecerdasan buatan sebagai asisten digital untuk usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang melibatkan pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan dalam memanfaatkan berbagai aplikasi kecerdasan buatan untuk membuat konten promosi, seperti desain poster, logo, brosur, banner, menulis, dan menyusun administrasi bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami pemanfaatan AI untuk membantu pemasaran digital. meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat pembuatan bahan promosi, dan meningkatkan kreativitas saat menjalankan bisnis. Diharapkan pelatihan ini akan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi digital dan mendorong transformasi usaha kecil dan menengah (UMKM) ke digital, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing usaha secara berkelanjutan di era ekonomi digital.</p>Bagus Nur VirgiantoDefita Nur RohmahBalqis Nur FayzaSirfi Nur FitrianiKhoirul UmmahBagus HidayatullahAlwah Af Idatul ChusnaRifka FaradelaRetno Ayu NurhayatiSyaharani Nur Ahlina jamal putri
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-222026-08-2245839710.61722/japm.v4i5.12499Peningkatan Fungsi Kognitif Lansia Melalui Terapi Modalitas Tebak Benda
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12522
<p><em>Cognitive decline is a significant health issue among the elderly, characterized by diminished memory and concentration, which can reduce their quality of life. This community service activity aimed to increase the knowledge of the elderly and nursing home administrators regarding the importance of cognitive stimulation through "guess the object" modality therapy. The methods used included health education, demonstrations, and direct practice with 8 elderly residents at Wisma Nusa Indah, PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru. The results of the activity showed that after the intervention, the elderly were better able to recognize and mention the names and functions of objects. Furthermore, there was an increase in enthusiasm and active participation from the participants. The conclusion of this service is that "guess the object" modality therapy is an effective and simple non-pharmacological stimulation to maintain cognitive function in the elderly.</em></p>Subhannur RahmanNi Made Ayu Komang DewiHamsudin RamadhaniArisa Angelia ChristyCici Anggraina MaulidaEndah Natasya Br GirsangMardha Tillah
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-222026-08-22459810410.61722/japm.v4i5.12522Edukasi Anti Bullying sebagai Upaya Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Nyaman di SD Toboh Marunggai
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12543
<p><em>Bullying at the elementary school level poses a real threat that harms students physically and mentally and damages the learning environment if not properly addressed. This community service initiative aimed to enhance students' knowledge, empathy, and skills regarding bullying prevention to foster a safe and comfortable school climate. The program was conducted at SD Toboh Marunggai in Nagari Sikucua Barat, Padang Pariaman, involving 35 fourth- and fifth-grade students and five teachers. The approach combined Focus Group Discussions (FGDs) with interactive education utilizing illustrated storytelling media. Data were collected through pre- and post-test instruments, participatory observation, and structured interviews. Quantitative evaluation results showed a significant increase in the students' average comprehension score, rising from 58.57% (fair category) to 88.29% (excellent category). The most substantial improvementa 34.28% increasewas observed in the students' ability to distinguish between verbal taunting and ordinary joking. Qualitatively, the FGD sessions successfully fostered empathy, reduced the "passive bystander" phenomenon, and encouraged a willingness to report incidents. The program delivered tangible outcomes, including the provision of visual daily reminder aids and teacher guidance modules, as well as the signing of a "Child-Friendly School Declaration" to establish a foundation for ongoing commitment. It is concluded that an FGD-based psychoeducational approach utilizing visual media is effective in shifting students' social perceptions and transforming SD Toboh Marunggai into a safe, conducive, and bullying-free educational environment.</em></p> <p> </p>Anna Sari HasibuanAlimir Alimir
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-262026-08-264510511610.61722/japm.v4i5.12543Optimalisasi Potensi Wisata Religi Sebagai Destinasi Wisata Berbasis Kearifan Lokal
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12545
<p>Community development is an effort to enhance community awareness, participation, and self-reliance in developing a region's potential. One form of community development involves preserving and disseminating information regarding village history. Local history plays a crucial role in shaping community identity and strengthening the understanding of regional cultural heritage (Setyawan et al., 2021; Setiawan & Kurniasih, 2025). Jipang Village, in Cepu District, possesses historical and cultural significance linked to the figure of Arya Penangsang (or Aryo Jipang), who is integral to the area's historical identity. The legacy of Arya Penangsang is also embedded in the collective memory of the Cepu community (Waluyo, 2021). Consequently, students participating in the Student Community Service (KKN) program implemented an initiative to create a historical information board for Jipang Village, serving as an educational and informational resource for both residents and visitors. This program aims to increase public knowledge about the village's history, foster a sense of ownership regarding local identity, and support efforts to preserve Jipang Village's history and culture. The program was executed through several stages: identifying needs, gathering historical information, compiling content, creating the design, fabricating the information board, and installing it at a strategic location. The activity involved KKN students, the village government, and the local community. The outcome is a historical information board that serves as both an educational tool and a means to showcase the identity and historical potential of Jipang Village. This program is expected to provide sustainable benefits to the community and serve as a contribution by KKN students toward developing the village's local potential.</p>Indah ListyoriniKhoirun Nafi Nur RomadhoniMoch Nur MualiminRohmad ApriyantoIlham Sah Rokim
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-262026-08-264511712410.61722/japm.v4i5.12545Edukasi Anti Bullying dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif di Sekolah Dasar
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12549
<p><em>Bullying is one of the issues that can hinder the creation of a safe and comfortable learning environment for elementary school students. Behaviors such as teasing, giving unflattering nicknames, mocking, and ostracizing peers are often still considered jokes, so education is needed to improve students’ understanding and awareness. This community service activity aims to improve students’ understanding of the definition, forms, and impacts of bullying; encourage them to report bullying incidents to teachers; and foster mutual respect and empathy among students. The activity was conducted at SDN 14 Data Baringin, Jorong Data Baringin, involving 19 students from grades 1 through 5. The program consisted of two sessions, held once a week, using an educational outreach approach through lectures, discussions, and role-playing. The material covered the definition and forms of bullying, its psychological, social, and academic impacts, the roles of teachers and parents, and how to address and report bullying. Evaluation was conducted through observation of students’ understanding, responses, participation, and behavior. The results showed an increase in students’ understanding of the forms and impacts of bullying, their willingness to report incidents, and their attitudes of respect and empathy. This program made an initial contribution toward creating a safe, comfortable, and welcoming learning environment for students.</em></p>Oza SalsaWedra Aprison
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-262026-08-264512513710.61722/japm.v4i5.12549Pemanfaatan Minyak Jelantah dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Produk Bernilai Guna dan Ramah Lingkungan
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12580
<p><em><span style="font-weight: 400;">Used cooking oil is a household waste that has the potential to pollute the environment if not properly managed, but it can still be utilized to produce value-added products. This activity aimed to improve the knowledge and skills of the community in Randugede Village, Plaosan District, Magetan Regency, particularly members of the Family Welfare Empowerment (PKK) and Dasawisma groups, in processing used cooking oil into aromatherapy candles. The method used was demonstration and hands-on practice, including the processing of used cooking oil, mixing it with stearin, adding essential oil and coloring, and molding the candles, with evaluation conducted through observation, question-and-answer sessions, and documentation. The activity was attended by 36 out of 40 targeted participants, representing 90% of the target. Participants demonstrated enthusiasm and active involvement during the practice and discussion sessions, providing them with direct experience in utilizing used cooking oil waste to produce non-food products. The results showed that utilizing used cooking oil through simple training can produce aromatherapy candles with practical value and potential for further development as an economically valuable product. This activity is expected to serve as an initial step toward promoting more environmentally friendly household waste management while creating opportunities for independent and sustainable product development.</span></em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em><span style="font-weight: 400;"> aromatherapy; environmentally friendly; community empowerment; used cooking oil; candles</span></em></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan tepat, tetapi masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, khususnya ibu-ibu PKK dan Dasawisma, dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan praktik langsung yang meliputi pengolahan minyak jelantah, pencampuran dengan stearin, penambahan essential oil dan pewarna, hingga pencetakan lilin, dengan evaluasi melalui observasi, tanya jawab, dan dokumentasi. Kegiatan diikuti oleh 36 dari 40 peserta atau sebesar 90% dari target yang ditetapkan. Peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama praktik serta diskusi, sehingga kegiatan memberikan pengalaman langsung dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk nonpangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan minyak jelantah melalui pelatihan sederhana dapat menghasilkan lilin aromaterapi yang memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan sebagai produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan limbah rumah tangga secara lebih ramah lingkungan serta membuka peluang pengembangan produk secara mandiri dan berkelanjutan.</span></p> <p><strong>Kata kunci:</strong><span style="font-weight: 400;"> aromaterapi; lilin; minyak jelantah; pemberdayaan masyarakat; ramah lingkungan.</span></p>Adi SaputroAghist Mu'natus SafiraDanang Satrio WibowoFathia Putri KhalillahFatiha AliyazzahraFebriani Dwi Putri Nur RohmahRevanya Luckita Kusuma WardhaniRia PalupiSalwa Nur LatifahSilfia Yahrotus Salsabila
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-314513814810.61722/japm.v4i5.12580Penguatan Manajemen SDM melalui Pembinaan Karakter dan Disiplin Siswa di MTs Sa’adatul Mahabbah Pamulang
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12581
<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat manajemen sumber daya manusia sekolah melalui pembinaan karakter dan disiplin siswa di MTs Sa’adatul Mahabbah Pamulang. Kegiatan dilaksanakan pada 19–20 April 2026 dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas 20 siswa dan 20 perangkat sekolah. Program dilaksanakan melalui observasi, koordinasi dengan pihak madrasah, penyusunan materi, sosialisasi, diskusi interaktif, pembinaan, motivasi, pembiasaan positif, dan evaluasi deskriptif. Data evaluasi diperoleh melalui lembar observasi, daftar hadir, dokumentasi, hasil diskusi, dan tanggapan peserta. Laporan pelaksanaan mencatat perubahan positif selama kegiatan, yaitu 82% siswa lebih mampu mengikuti aturan kegiatan, 84% menunjukkan perkembangan kedisiplinan, 78% menunjukkan peningkatan tanggung jawab, 87% memperlihatkan perilaku sopan, dan 75% menunjukkan peningkatan rasa percaya diri serta kemandirian. Sebanyak 90% guru dan tenaga kependidikan menyatakan kegiatan membantu meningkatkan pemahaman mengenai strategi pembinaan karakter, sedangkan 81% peserta memahami penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab. Tingkat keberhasilan pelaksanaan secara keseluruhan tercatat sekitar 86%, dan 92% pihak sekolah menyatakan siap mendukung keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembinaan karakter dan disiplin lebih kuat ketika manajemen SDM sekolah, keteladanan guru, budaya sekolah positif, literasi digital, dan pembiasaan berkelanjutan diterapkan secara terintegrasi.</p>Shela Indah SavitriShella Puspita SariRetno Japanis PermatasariAlfatika Silvianita SusiloNatasya TambunanNefiana Eka ArtinaSukaesih SukaesihAhmad Fatir
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-012026-09-014514916010.61722/japm.v4i5.12581REVITALISASI PERPUSTAKAAN DESA UNTUK MENINGKATKAN AKSES BAHAN BACAAN BERKUALITAS DI DESA PEKAN HERAN
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12586
<p><em>Village libraries play a strategic role in improving community access to reading materials and supporting the development of a culture of literacy. However, the Bunda MDTA Hamima Library in Pekan Heran Village still faces challenges such as suboptimal spatial layout, a book collection that is not systematically organized, and limited supporting facilities. This community service project aims to improve the quality of library management and utilization through a revitalization program. The method used is a participatory approach involving KKN students, village officials, and library staff through the stages of observation, coordination, implementation of revitalization, and monitoring and evaluation. Activities included sorting and categorizing the collection, verifying book identities, arranging shelves and the reading room, and improving facilities. The results of the activities showed an increase in the neatness and organization of the collection, optimized spatial layout, and the creation of a cleaner and more comfortable reading environment. Most of the success indicators have been met, making the library better prepared to serve as a learning space and literacy center. The sustainability of the program requires periodic maintenance of the collection and consistency on the part of the managers in preserving the results of the revitalization.</em></p>Yuliantoro YuliantoroOpriyanti Zepanya ManurungAdelia Khairi FadillahAdmaja DwiyanaAlwi Gibran Shalih HarahapSiti AnisahAlya Refina PutriAji AdrianAnnisa Putri Kurnia MilaniGilang Ilham Ramadhan AzzuhriNadhirah Ulya
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-012026-09-014516117110.61722/japm.v4i5.12586Optimalisasi Digital Marketing melalui Branding, Google Maps, dan Pendampingan Halal pada UMKM Tempe Daun Nyangkuh Argasoka Banjarnegara
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12584
<p><em>The "Tempe Daun Nyangkuh" MSME in Argasoka Village, Banjarnegara Regency, is a local food business with significant economic potential; however, it faces challenges regarding digital marketing, business location visibility, and product legality. These issues limit its market reach and competitiveness in the digital era. This community service initiative aims to enhance the MSME's competitiveness by optimizing digital marketing—specifically through strengthening product branding, establishing a Google Maps business location, and providing guidance on the halal certification process. The implementation employed a participatory approach involving observation, needs assessment, outreach, training, mentoring, implementation, and evaluation. The branding program focused on refining the product's visual identity and digital promotional materials. Creating a Google Maps location aimed to make it easier for consumers to find the business and to boost the MSME's digital presence. Mentoring on halal certification was provided to improve the business owner's understanding of certification requirements and application procedures, thereby fostering greater consumer trust. The results indicate that the MSME now possesses a clearer brand identity, is registered on Google Maps (making it more accessible to consumers), and that the business owner understands and has begun the steps for halal certification. Implementing this program has positively impacted the business owner's capacity to utilize digital technology for promotion and business development. This initiative is expected to serve as a model for digital marketing-based MSME empowerment that can be applied to other local food MSMEs to expand market access, build consumer trust, and sustainably strengthen business competitiveness.</em></p>Ns.Sri MulyaniFatihah Shaila KurniaSalfa Maulidina NariswariGaliana TantriSri Zahra Nur'azizahSabrina Asfihani AlyanaUsna Fitriatus SholikhahAhmad Dede PratamaDimas AndwitoSulistya Yoga PangestuLisna HastutiReihan Stepha NugrahaDina RahmawatiAfrokha Khusniatun
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-022026-09-024517218610.61722/japm.v4i5.12584TRANSFORMASI MINDSET PETANI MELALUI SOSIALISASI PENGOLAHAN TANAH DAN PERTANIAN MODERN BERBASIS GREENHOUSE: STUDI KASUS PROGRAM KERJA KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI DESA PUNJUL, KECAMATAN KARANGREJO, KABUPATEN TULUNGAGUNG
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12589
<p>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, menghadirkan program kerja unggulan berupa sosialisasi pertanian modern kepada kelompok tani desa dengan fokus pada transformasi pola pikir (<em>mindset</em>) dari petani konvensional menuju petani modern. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Fahmi, seorang praktisi marketing di bidang pertanian dan pengolahan tanah, sebagai pemateri utama yang menyampaikan urgensi pengolahan tanah yang tepat sebagai fondasi keberhasilan budi daya, sebelum kelompok tani diajak menyaksikan demonstrasi langsung (praktik percontohan) budidaya berbagai jenis melon dalam sistem <em>greenhouse</em>. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara rinci proses pelaksanaan sosialisasi, konteks kelompok tani sasaran, materi yang disampaikan pemateri, respons peserta, hingga dampak nyata program terhadap perubahan cara pandang dan tindak lanjut kelompok tani. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis observasi partisipatif selama pelaksanaan KKN, dilengkapi telaah pustaka atas praktik-praktik pengabdian masyarakat sejenis di bidang <em>smart farming</em> dan penyuluhan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi antara penguatan materi dasar dengan demonstrasi lapangan berbasis <em>greenhouse</em> melon berhasil menumbuhkan pemahaman, minat, dan kepercayaan kelompok tani terhadap sistem pertanian terkendali. Dampak paling konkret dari kegiatan ini adalah munculnya rencana tindak lanjut dari kelompok tani desa untuk mengembangkan <em>greenhouse</em> pepaya, yang anggarannya telah dialokasikan oleh pemerintah desa sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program. Artikel ini juga membahas faktor pendukung, tantangan, serta rekomendasi bagi keberlanjutan program pasca-KKN. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang memadukan penguatan pengetahuan dasar dengan percontohan praktik lebih efektif dalam mendorong adopsi inovasi pertanian dibandingkan penyuluhan yang bersifat teoretis semata.</p>Muhandis Subhan FaridAmelia Wulan FerdianaAhmad Salman ZuhdiAulia Hilda FannyYafi Nabila Lucida Sugianto PutriAta Rosyidah KarimahAyu Febri Puspitasari
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-012026-09-014518719810.61722/japm.v4i5.12589Dari Sampah Menuju Rupiah Menjadi Berkah: Gerakan Pemilahan Sampah Berkelanjutan di Desa Bantarwaru
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12603
<p>Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi persoalan yang belum tuntas di banyak wilayah pedesaan Indonesia, padahal sebagian sampah yang dibuang sebenarnya masih memiliki nilai jual apabila dipilah dengan baik. Program pengabdian ini bertujuan membangun kebiasaan pemilahan sampah yang berkelanjutan sekaligus memberi manfaat ekonomi langsung bagi warga Desa Bantarwaru, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo. Program dijalankan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas: warga diajak memilah sampah yang memiliki nilai jual seperti plastik, kardus, dan botol dari sampah rumah tangga, mengumpulkannya setiap Jumat pagi, kemudian menjualnya kepada pengepul pada Jumat siang di hari yang sama. Hasil penjualan tersebut selanjutnya dikelola bersama untuk kepentingan warga. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, penyediaan wadah pemilahan, pendampingan rutinitas pengumpulan, serta koordinasi dengan pengepul. Pada dua minggu pertama pelaksanaan (14 dan 21 Agustus 2026) dari total periode program 4 Agustus – 12 September 2026, tercatat estimasi sebanyak 20 hingga 32 KK dari total 75 KK sasaran dalam satu RT yang berpartisipasi, dengan estimasi volume sampah terkumpul sekitar 27 hingga 38 kg per minggu dan estimasi kas bersama yang terhimpun sekitar Rp117.000, angka-angka ini bersifat estimasi awal dan akan diverifikasi dengan data lapangan aktual pada laporan akhir. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi warga, kebiasaan memilah sampah yang semakin tertib, serta terbentuknya kas bersama dari hasil penjualan sampah bernilai jual, yang mencerminkan tahap awal ekonomi sirkular berbasis komunitas. Tantangan yang ditemukan antara lain kebutuhan edukasi yang berkelanjutan dan terbatasnya jumlah relawan aktif. Penguatan kapasitas kader, penyederhanaan pencatatan kas bersama, serta perluasan kemitraan dengan pengepul direkomendasikan agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan.</p> <p> </p>Sri HartiyahHartika Fa’iqotul NabilaNayli Ridla RahmaniFitria Lailul MunaSalwa AzizahIka Resta Ainan NafisaFalsi AzizahLidya KusumawatiNovi AsriyantiArdiana RamadhonGais Galang Sukma Wigati Asa EsaMuhamad Naofal AlmasHariadi HariadiRobby Farih Auladi
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-032026-09-034519921210.61722/japm.v4i5.12603WUJUDKAN DESA NGOLODONO AMAN : UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KABUPATEN KLATEN
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12604
<p>Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi isu sosial yang serius di berbagai kelompok masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Ngolodono, Kabupaten Klaten. Artikel ini menjelaskan tentang upaya mencegah dan menangani kekerasan berdasarkan gender melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa Kelompok KKN Tematik 284. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai berbagai jenis kekerasan, penyebabnya, dampaknya, serta cara melaporkan dan menggunakan layanan perlindungan yang tersedia. Sosialisasi dilakukan pada tanggal 18 Juli 2026 di Dukuh Belukan, dihadiri oleh 36 orang ibu-ibu dan perempuan muda, dengan pembicara dari DISSOSP3APPKB Kabupaten Klaten. Materi membahas tentang kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran, dan eksploitasi, serta aturan-aturan terkait seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta bersemangat dalam berdiskusi mengenai dinamika keluarga, kondisi psikologis anak, serta dukungan antar manusia.</p>Ryan Adji WicaksanaDyah Ayu FatimahDestiani Putri RahmayaniAqila Sakoro MunawarohMuhammad Rizqi Al FajriIstiqomah Putri BudiwantiAnnisa Nur HasanahDina Naafa AuliaAna NurjanahMayza Al DaulahMuhammad Faisal AkbarYumna Hilyatul Aulia
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-032026-09-034521322610.61722/japm.v4i5.12604SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI TEKNOLOGI KOMPOSTER TEPAT GUNA UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN (URBAN FARMING)
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12610
<p><em>Household organic waste remains a major contributor to municipal solid waste in Indonesian cities, yet it holds significant potential as raw material for organic fertilizer to support urban agriculture. This activity aims to describe the socialization and demonstration of an appropriate composter technology for processing household organic waste as an initial step toward supporting urban farming-based food security. The activity was carried out through waste-sorting socialization for residents, a hands-on composter demonstration at the village head's (Kepala Desa) residence, and the distribution of composters to five households in Kampung Cipacung, Sidamukti Village, using a descriptive qualitative approach based on activity observation and documentation. The results show that participants gained a clearer understanding of organic-inorganic waste sorting and the basic principles of composting, the demonstration at the village head's residence served as a practical reference point for the community, and the distributed composters became an initial, replicable model for household-level organic waste processing. These findings indicate that, even on a limited scale, appropriate composter technology combined with socialization and demonstration is a feasible, low-cost entry point for integrating household waste management with urban farming practices as part of a broader household food security strategy.</em></p>Nurmala FauziAnggi AgiestaAi FatriaAhmad Fadli NawawiDewi Robiatun Muharomah
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-042026-09-044522723710.61722/japm.v4i5.12610Edukasi Pengelolaan Utang dan Tabungan Keluarga Secara Bijak kepada Para Anggota Majelis Taklim Sunan Drajat, Ciseeng, Bogor
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12605
<p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan utang dan tabungan keluarga secara bijak kepada para anggota Majelis Taklim Sunan Drajat, Ciseeng, Bogor. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain rendahnya literasi keuangan keluarga, tingginya penggunaan utang konsumtif, rendahnya kebiasaan menabung, serta belum optimalnya pencatatan keuangan rumah tangga. Kondisi tersebut dapat berdampak pada ketidakstabilan ekonomi keluarga apabila tidak dikelola dengan baik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, penyuluhan, diskusi, simulasi pengelolaan keuangan keluarga, dan pendampingan sederhana dalam penyusunan anggaran rumah tangga. Materi meliputi pengelolaan utang yang sehat, pentingnya tabungan dan dana darurat, penyusunan skala prioritas kebutuhan, serta pencatatan pemasukan dan pengeluaran keluarga secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga yang sehat dan terencana. Peserta mulai memahami cara membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menghindari utang konsumtif berlebihan, serta pentingnya menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan dana darurat. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan dan mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.</p>Tutri IndraswariKartika Sari DewiWirawan Suryanto
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-032026-09-034523824410.61722/japm.v4i5.12605TRANSFORMASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI INOVASI ROCKET STOVE SEBAGAI TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI DESA RANDEGAN KAB. BANJARNEGARA
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12617
<p>Permasalahan sampah di wilayah perdesaan masih dipengaruhi oleh keterbatasan pemilahan, pengangkutan, dan pemanfaatan sampah dari sumbernya. Kondisi tersebut mendorong perlunya alternatif pengelolaan berbasis masyarakat dan teknologi tepat guna. Kegiatan ini bertujuan mengkaji penerapan <em>Rocket Stove</em> dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Randegan, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui identifikasi masalah, edukasi pemilahan sampah, pembuatan dan demonstrasi <em>Rocket Stove</em>, serta observasi partisipatif. Teknologi ini digunakan untuk memanfaatkan residu biomassa kering, seperti ranting dan potongan kayu, yang telah dipilah dari sampah lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan <em>Rocket Stove</em> berpotensi meningkatkan pemanfaatan residu biomassa sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan sampah. Teknologi ini juga berpotensi menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dibandingkan pembakaran terbuka. Namun, keberlanjutannya tetap bergantung pada pemilahan yang konsisten, pemilihan bahan bakar yang tepat, keselamatan penggunaan, dan keterlibatan masyarakat. Dengan demikian, <em>Rocket Stove</em> dapat menjadi salah satu teknologi pendukung dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan biomassa secara lebih berkelanjutan di tingkat desa.</p>Caecilia Ovita Dhani SunarkoKurniawati MutmainahUmmul Azki Lu’luil MaulidiyahHafid Dwi NugrohoAndri RizkiansyahRifki AniisaNdaru Muhammad DamarjatiSiti Nur’ainiCharirah Malikal BulqisNila AmaliaFiros Javier AlzenaFika NurhidayatiMuhammad Yusuf MasyharKhusnul Lita RomadhoniCempaka Nur Pratiwi
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-042026-09-044524525610.61722/japm.v4i5.12617Penguatan Karakter Anak melalui Kegiatan Edukatif dan Keagamaan di Kelurahan Kenteng, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12618
<p>Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat karakter anak di Kelurahan Kenteng, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara melalui pendekatan edukatif dan keagamaan yang menyasar jenjang PAUD, TK, SD, serta Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Metode pelaksanaan meliputi pembiasaan hidup bersih dan sehat, storytelling, perlombaan kreativitas, karnaval, pendampingan mengaji, serta perlombaan keagamaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi, kepercayaan diri, kreativitas, kedisiplinan, serta pemahaman nilai moral dan keagamaan pada anak-anak sasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter anak berbasis komunitas yang berkelanjutan.</p>Mukromin MukrominKarisma Rihadatul AisiaTamara SyagitaDwi Marsya Nur Izzatie EnaVelli AlvinaNurmalita Dewi AryeniNabilla Nuzulul NasaSaiful AnwarFabiyan ApriyansyahMuhammad Ali Ma’rufLiya NurohmanEri Yana Zahra Fikria
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-042026-09-044525726610.61722/japm.v4i5.12618PENGGUNAAN BAMBU LOKAL SEBAGAI INFRASTRUKTUR PENDUKUNG KESELAMATAN JALAN MELALUI PEMBUATAN REFLEKTOR JALAN
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12621
<p><em>Road user safety at night is an important concern, particularly on rural roads with limited lighting and visual markers. This condition was also found in the border area of Kampung Cipacung, Sidamukti Village, where a road section of approximately 1 km has limited lighting at night. This activity aimed to improve road visibility and user safety through the utilization of local bamboo as a supporting medium for road reflectors. The method used was descriptive with a participatory approach involving road condition observation, coordination with the local community, material preparation, reflector production, installation, and direct evaluation. A total of 17 bamboo poles, each approximately 1 meter long, were used as supporting media for the reflectors. The bamboo was obtained free of charge through collaboration with the surrounding community, making it a simple and economical alternative material. The results showed that the reflectors were able to reflect vehicle headlights, providing visual markers along the poorly illuminated road section. The community responded positively, as the presence of the reflectors helped improve visibility, comfort, and a sense of safety when traveling along the road at night. Therefore, the utilization of local bamboo as a supporting medium for road reflectors can serve as a simple alternative to support road user safety in rural areas.</em></p>Chairil Septa MirajRaihan AgustianImelda RamadhaniMuhammad FaizA Maulana IlhanDewi Robiatun Muharomah
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-052026-09-054526728210.61722/japm.v4i5.12621PENANAMAN POHON PELINDUNG MATA AIR DAN POHON BUAH SEBAGAI UPAYA KONSERVASI SUMBER AIR DI DESA TWELAGIRI PAGEDONGAN BANJARNEGARA
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12622
<p><em>The "Tempe Daun Nyangkuh" MSME in Argasoka Village, Banjarnegara Regency, is a local food business with significant economic potential; however, it faces challenges regarding digital marketing, business location visibility, and product legality. These issues limit its market reach and competitiveness in the digital era. This community service initiative aims to enhance the MSME's competitiveness by optimizing digital marketing—specifically through strengthening product branding, establishing a Google Maps business location, and providing guidance on the halal certification process. The implementation employed a participatory approach involving observation, needs assessment, outreach, training, mentoring, implementation, and evaluation. The branding program focused on refining the product's visual identity and digital promotional materials. Creating a Google Maps location aimed to make it easier for consumers to find the business and to boost the MSME's digital presence. Mentoring on halal certification was provided to improve the business owner's understanding of certification requirements and application procedures, thereby fostering greater consumer trust. The results indicate that the MSME now possesses a clearer brand identity, is registered on Google Maps (making it more accessible to consumers), and that the business owner understands and has begun the steps for halal certification. Implementing this program has positively impacted the business owner's capacity to utilize digital technology for promotion and business development. This initiative is expected to serve as a model for digital marketing-based MSME empowerment that can be applied to other local food MSMEs to expand market access, build consumer trust, and sustainably strengthen business competitiveness.</em></p> <p><em> </em></p>Izatin NisaSilfi ArlinaLiana HerawatiAlia SuryaniRatih Nur AlfiyanaAshfa Hilya NauvilaAgita Nur NgazmaHima Amelia ErvianaIndah Tri MulkiahSendi Wahyu TriyonoIndra Dwi PrasetyoSaid Khoirul FatihinKhasnudia Achmad MaulanaFarid FirjatullohMargi Astuti
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-052026-09-054528329410.61722/japm.v4i5.12622OPTIMALISASI PROGRAM BAJAK SAWAH MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK UNTUK MENDUKUNG PELUNASAN PBB TEPAT WAKTU DI DESA SIGALUH
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12626
<p>Pengelolaan sampah anorganik dan pemenuhan kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan dua permasalahan yang dapat diintegrasikan melalui inovasi berbasis masyarakat. Desa Sigaluh, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara memiliki Bank Sampah yang telah berkembang menjadi Program Bajak Sawah (Bayar Pajak Pakai Sampah Warga Sigaluh), yaitu pemanfaatan nilai ekonomi sampah anorganik untuk membantu pembayaran PBB masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan Program Bajak Sawah melalui pengelolaan sampah anorganik sebagai upaya mendukung pelunasan PBB secara tepat waktu. Metode yang digunakan adalah Difusi Ipteks melalui tahapan observasi dan wawancara, identifikasi, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sampah anorganik yang berasal dari aktivitas rumah tangga memiliki potensi nilai ekonomi apabila dilakukan pemilahan dan pengumpulan secara terorganisasi. Pelaksanaan Program Bajak Sawah menunjukkan adanya keterkaitan antara pengelolaan sampah dengan pemenuhan kewajiban pembayaran PBB, sehingga memberikan manfaat tidak hanya dalam aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga dalam aspek ekonomi masyarakat. Pengelolaan sampah melalui Bank Sampah mendorong masyarakat untuk lebih memahami nilai guna sampah serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah anorganik. Pemanfaatan hasil ekonomi sampah untuk mendukung pembayaran PBB menjadi bentuk inovasi sosial yang mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, optimalisasi Program Bajak Sawah dapat menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan pemanfaatan sampah anorganik sekaligus mendukung masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB secara tepat waktu..</p>Via Amanda Qauri’ahRohmah IstikharohIbnu Karim ‘AbdallahPutri Hasna MufidaHalim Al AnsoriAhmad Habibi FirdausiLu'luatul 'azhizhahJenzia ImelliaSofi Arini SusmitaNafsiyah NafsiyahAhmad Wildan NasirRatna Wijayanti
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-072026-09-074529531010.61722/japm.v4i5.12626MAHASISWA KELOMPOK KKM 92 GELAR SOSIALISASI BERSAMA CEGAH BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12628
<p><em>The socialization activity entitled “Together to Prevent Bullying and Juvenile Delinquency” was conducted by students of the Student Community Service Program (KKM) of Universitas Bina Bangsa at SMKN 11 Tangerang Regency. This activity aimed to increase students’ awareness and understanding of the dangers of bullying and various forms of juvenile delinquency, as well as the importance of developing positive behavior in the school environment. The participants were students, particularly eleventh-grade students, with support from teachers and a police officer as the resource person. The materials covered the psychological and social impacts of bullying, forms of juvenile delinquency, legal awareness, and the importance of discipline, responsibility, empathy, and self-control. The activity was conducted through material presentations and interactive sessions with the participants. The results indicated that the students participated enthusiastically and actively throughout the activity. Collaboration among KKM students, the school, and the police served as a joint effort to create a safe, comfortable, and conducive educational environment. This activity is expected to increase students’ awareness of preventing bullying and juvenile delinquency while encouraging the development of young people who are well-characterized, ethical, responsible, and capable of becoming positive role models in society.</em></p>Guna MandiriAgung Prabowo WisnubrotoRizqi FadillahLilis RisnawatiZidane Zamil HakimSalsa Rizkiyah RamadhaniNurul Cahayati
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-072026-09-074531131710.61722/japm.v4i5.12628PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA DAN PENGELOLAAN KEUANGAN BAGI PELAKU UMKM GERAKAN PEMUDA ANSOR DI KECAMATAN CICALENGKA KECAMATAN PAGEDANGAN TANGERANG
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12629
<p><em>The purpose of the Community Service Activity is to implement one of the Tri Dharma of Higher Education, especially at Pamulang University. Furthermore, it is hoped that through this community service, the existence of higher education can contribute to the development of scientific application in the community. This community service activity aims to increase the capacity of MSMEs in Pagedangan Village, Tangerang in bookkeeping and business financial management. The main problems faced are a lack of understanding of the importance of financial recording, minimal skills in preparing simple bookkeeping, and the lack of separation of business and personal finances. The implementation method includes counseling, practical training, and direct mentoring for MSMEs. Training materials cover basic bookkeeping concepts, recording daily transactions, preparing simple financial reports, separating business and personal finances, and financial analysis for business decision-making. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the importance of bookkeeping, participants were able to prepare financial records according to business scale, and were able to conduct simple financial analysis. This activity has a positive impact on improving MSME financial governance to be more professional and sustainable. Continuous mentoring is needed so that bookkeeping practices can be consistently applied in daily business operations. The output of this community service is a national journal with an issue of .</em></p>Nurwita NurwitaEka RahimTri Wartono
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-082026-09-084531832510.61722/japm.v4i5.12629BUDIDAYA MAGGOT BSF SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA SEMPULUR, KARANGGEDE, BOYOLALI
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12638
<p>Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian, termasuk di Desa Sempulur, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Salah satu alternatif pemanfaatan sampah organik adalah melalui budidaya maggot <em>Black Soldier Fly</em> (BSF), yang mampu memanfaatkan bahan organik sebagai sumber pakan sekaligus menghasilkan biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun ikan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot BSF. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 di Balai Desa Sempulur dengan melibatkan anggota PKK melalui metode sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Tahapan kegiatan meliputi pengenalan maggot BSF, alat dan bahan, pemilahan serta persiapan sampah organik, penyiapan media pakan, praktik budidaya, dan penjelasan pemanenan serta pemanfaatan maggot. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai tahapan dasar budidaya serta pemanfaatan sampah organik sebagai media pakan. Kegiatan juga menunjukkan ketertarikan peserta terhadap budidaya maggot sebagai alternatif pengelolaan sampah. Budidaya maggot BSF berpotensi memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi melalui pemanfaatan sampah organik serta hasil budidaya. Keberlanjutan penerapan budidaya oleh masyarakat diperlukan agar manfaat tersebut dapat dikembangkan secara optimal.</p>Muhammad Kenny Umar SyariefMuhammad Naufal Harits Musyaffa'Maulana AdityaAditya Rizki RamadhanEni Wulan SafitriFania Az ZahraFita Kiyan SalsabilAngellika Dalillah Nur AslamaEka Puja FernandaLuthfiana Azizatul MuslimahJoko Riyanto
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-092026-09-094532633410.61722/japm.v4i5.12638Optimalisasi Komoditas Lokal Buah Salak melalui Inovasi Produk Olahan dalam Upaya Meningkatkan Nilai Tambah Masyarakat Desa Sered
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12644
<p>Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu wilayah penghasil buah salak yang cukup melimpah. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi langsung dan penjualan dalam bentuk buah segar sehingga nilai ekonominya belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pengolahan buah salak menjadi produk pangan bernilai tambah, yaitu pie kering dengan isian selai salak, guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah komoditas lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 7 September 2026 dengan melibatkan 25 peserta ibu-ibu PKK Desa Sered melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan selai salak dan pie selai salak, mulai dari pemilihan bahan, pembuatan adonan, pengisian selai, pemanggangan, hingga pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan tahapan pengolahan dengan antusias, serta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengemasan dan peluang usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Sered untuk mengembangkan produk olahan salak secara mandiri, kreatif, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.</p>Pamungkas Stiya MulyaniHanna SafirohFarhah Salsa NabellaNurul AzizahDiana Kamila Rahma
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-092026-09-094533534610.61722/japm.v4i5.12644Dari Limbah Menjadi Energi: Pemanfaatan Sekam Padi sebagai Biobriket dalam Mendukung Energi Alternatif Berkelanjutan di Desa Kemuning Muda
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12647
<p>Peningkatan kebutuhan energi dan permasalahan limbah pertanian menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Sekam padi sebagai salah satu limbah hasil penggilingan padi memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif melalui pengolahan menjadi biobriket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku biobriket dalam mendukung energi alternatif berkelanjutan di Desa Kemuning Muda. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara sederhana, serta pengamatan terhadap proses pembuatan dan pembakaran biobriket. Proses pembuatan dilakukan melalui tahapan pengeringan sekam, pengarangan, penghalusan arang, pencampuran dengan bahan perekat, pencetakan, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekam padi dapat diolah menjadi biobriket yang memiliki bentuk lebih padat, mudah disimpan, dan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Pemanfaatan tersebut juga berpotensi mengurangi penumpukan dan pembakaran sekam secara terbuka serta meningkatkan nilai guna limbah pertanian. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, pengembangan biobriket dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif. Dengan demikian, pemanfaatan sekam padi menjadi biobriket memiliki potensi untuk mendukung pengelolaan limbah, penggunaan energi alternatif, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di Desa Kemuning Muda..</p>Siti NiahLamhot Gabriel NainggolanNajiha AzzahraAulia ZahraSiti Intan Kumala SariAldi SepriyadiZahwa Furoka
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-092026-09-094534735410.61722/japm.v4i5.12647Ngayah di Tengah Tuntutan Kehidupan Modern: Opportunity Cost, Beban Psikososial, dan Kesehatan Masyarakat Bali
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12645
<p>Ngayah merupakan tradisi gotong royong masyarakat Bali yang kaya akan nilai sosial-religius, namun intensitasnya di era modern berpotensi memicu tekanan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan frekuensi dan durasi ngayah dengan beban psikososial serta produktivitas ekonomi masyarakat Bali sebagai dasar rekomendasi berbasis bukti untuk menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah <em>library research</em> dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis jurnal, buku, dan laporan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas ngayah yang tinggi, dengan durasi panjang dan persiapan fisik yang intens, menimbulkan beban waktu dan tenaga signifikan bagi masyarakat usia produktif. Kondisi ini menciptakan <em>opportunity cost</em> terhadap waktu kerja, keluarga, dan istirahat, serta memicu kelelahan fisik yang berpotensi menjadi salah satu sumber beban psikososial. Meski tidak berhubungan sebab-akibat secara langsung, beban fisik dan stresor lingkungan ini berkorelasi dengan peningkatan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi dalam konteks beban multiperan. Implikasinya, keberlanjutan tradisi ngayah di era modern memerlukan penyesuaian yang adaptif dan proporsional melalui pengelolaan waktu yang seimbang dan pembagian tugas yang bijaksana oleh pihak banjar maupun desa adat guna melindungi kesejahteraan pelaksananya.</p>Salsabilla CaesariaNi Putu Amik Putri Wulandari Dewa Ayu Nanda Yudhantari Dianggu Manggrayani Ni Kadek Deviana PutriI Nyoman Haldi Septiawan
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-092026-09-094535536110.61722/japm.v4i5.12645Pemanfaatan Cangkang Telur dan Sosialisasi Sedekah Sampah Sebagai Upaya Pengelolaan Limbah di Dukuh Sawo
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12637
<p><em>The accumulation of household waste both organic and inorganic is one of the environmental issues that has not yet been optimally managed in Dukuh Sawo, Sumberharjo Village, Prambanan Subdistrict, Sleman Regency. This community service activity aims to provide education and guidance on household waste management through two approaches: training on the use of eggshell powder as plant fertilizer, with target participants including women from the PKK (Family Welfare Movement) in RT 04, RT 05, and RT 06 of Dukuh Sawo; Meanwhile, outreach, education, and guidance on forming a “Waste Donation Group” were provided to all residents of Dukuh Sawo. The method for producing eggshell flour consisted of an outreach and information session, followed by a demonstration and training on processing eggshells into flour. As for the waste donation initiative, it consists of outreach and guidance on forming waste donation groups, supported by the provision of trash bins for sorting plastic bottles. The eggshell processing training was held on July 30, 2026, while the waste donation outreach session took place on August 13, 2026. The outcomes of the activity included an increase in participants’ understanding and skills in recognizing the potential of eggshells as a material that can be utilized for plants, as well as the availability of eggshell flour as an example of a processed product. Regarding inorganic waste management, the activity resulted in a plan to form a “Waste Donation Group” and the provision of facilities for sorting plastic bottles as a first step toward sustainable waste management at the hamlet level.</em></p>Muhammad Yusuf RaihanDewangga Kusuma TirtaDewi MayasariDyah Intan MaharaniFajarina Wahyu RahmawatiKhrisna Putri MaharaniNasya Falaqya AzzahraNawra Rahmafalah DewandaruNurul FadhillahRizqiana WardahaniTetri Widiyani
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-092026-09-094536237010.61722/japm.v4i5.12637Peningkatan Kualitas Jerami Padi Melalui Proses Amoniasi Sebagai Upaya Optimalisasi Pakan Ternak Dari Limbah Pertanian Di Kalurahan Wirokerten, Kabupaten Bantul
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12661
<p>Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang melimpah di wilayah pedesaan, namun sering kali hanya dibiarkan membusuk atau dibakar setelah masa panen alih-alih diolah menjadi pakan ternak. Kondisi ini juga terjadi di Kalurahan Wirokerten, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, di mana peternak masih mengandalkan pakan komersial yang relatif mahal sementara jerami padi di sekitar mereka belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan dan mendemonstrasikan proses amoniasi jerami padi menggunakan urea sebagai teknologi sederhana dan murah untuk meningkatkan kualitas jerami sebagai pakan ternak ruminansia. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan, yaitu observasi, sosialisasi, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengolah jerami padi menjadi pakan amoniasi, disertai tumbuhnya kesadaran akan potensi pengurangan ketergantungan terhadap pakan komersial. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kemandirian pakan serta keberlanjutan usaha peternakan rakyat di Kalurahan Wirokerten.</p>Muhammad Faqihuddin SyaifullohReyza Novitra Putri Riandra Reska Putri Kristiani Naufal Atha Ramadhan Putra Wahyu Aldera Ceciliana Jingga Alfatihah Anindya SyifaraniFatimah Nur HidayahNaufal Rakin Maulana PuteraRafi Muhamad Septiano
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-092026-09-094537137810.61722/japm.v4i5.12661Pendampingan Masyarakat tentang Pengelolaan Laporan Keuangan Berbasis Syariah di Masjid Baiturrahman Korong Simpang Koto Hilalang
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12655
<p><em>Transparent, accountable, and Sharia-compliant mosque financial management is an important form of responsibility for community funds. Preliminary observations at Baiturrahman Mosque, Korong Simpang Koto Hilalang, showed that financial records were still limited to simple cash receipts and disbursements, so financial information had not yet been organized systematically. This community service program aimed to strengthen the knowledge and practical skills of mosque administrators and community members in recording transactions and preparing simple Sharia-based financial reports. The activity was conducted on 10 June 2026 and involved 20 participants using a Participatory Action Research approach consisting of observation, coordination, material delivery, discussion, hands-on practice, mentoring, and evaluation. Evaluation used pre-test and post-test activities, observation of practice, and participant reflection. The results indicated improved understanding of trustworthiness, transparency, accountability, transaction classification, and the preparation of cash receipt and disbursement reports. Participant attendance reached 100%, while active participation during discussions and practice was approximately 90%. Participants were also able to use the provided recording format to classify transactions and calculate balances more systematically. The program produced a short mentoring module, cash-report templates, a balance-recap format, and an evaluation sheet for continued use. The main contribution of the program lies in translating nonprofit financial reporting and Sharia accounting concepts into practical recording procedures suited to the actual capacity and needs of mosque administrators. Overall, the mentoring activity established a stronger foundation for orderly, transparent, accountable, and trust-oriented mosque financial governance.</em></p>Mustika DhianaAlfi Rahmi
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-102026-09-104537939110.61722/japm.v4i5.12655Implementation of the Free Health Check Program by Hong Kong International Community Service Program in Increasing Public Health Awareness
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12665
<p>Abstract Free Health Check-Up (CKG) is one form of community service activity that provides the public</p> <p>with an opportunity to obtain initial information about their health conditions through simple health</p> <p>examinations . This article aims to describe the implementation of the CKG program, the types of</p> <p>examinations conducted , the participants ' examination results , as well as the impact and value of the</p> <p>activity for the community as part of the Hong Kong International Community Service Program. The</p> <p>activity was conducted on August 15, 16, and 23, 2026, and included examinations of blood blood pressure</p> <p>glucose , uric acid , and cholesterol . This article employed a descriptive method with a qualitative approach</p> <p>. Data were obtained through observation , activity documentation , and participants ' health examination</p> <p>records . The results showed variations in the examination results across the four health indicators examined</p> <p>. These differences provided participants with initial information regarding their health conditions based on</p> <p>the measurements taken during the activity . The CKG program too provided benefits in the form of free</p> <p>access to health examinations , increased attention to health conditions , and opportunities for interaction</p> <p>between students and the community . This activity had service , educational , preventive , and social values</p> <p>for the community . Although some examination data were not complete recorded , the CKG activity as a</p> <p>whole can be considered a form of student contribution in providing health services and increasing</p> <p>community awareness of the importance of recognizing and maintenance health conditions on an ongoing</p> <p>basis.</p> <p> </p>Ratna KartikawatiNaufal Ammaar HidayatTrisnawati RahayuShafira Azzahra Arbyta PutriArsyadu Rohmah Arraniry Oktriana Moktika Lohita Istiqomah RahmadaniShafa Ainayya Fahdah Sopia Dwi Rahamawati Ramah Nursalimah
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-102026-09-104539240410.61722/japm.v4i5.12665Peningkatan Literasi Finansial melalui Sistem 3 Pos dan Pencatatan Digital untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga di Desa Sugihan
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12656
<p>Ketahanan ekonomi keluarga di pedesaan sering kali terancam oleh rendahnya literasi finansial, khususnya kebiasaan mencampuradukkan keuangan rumah tangga dengan modal usaha mikro (UMKM). Permasalahan ini secara nyata terjadi di Desa Sugihan, di mana pencatatan kas warga masih bersifat tradisional. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi program peningkatan literasi finansial guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah partisipatif interaktif, memadukan edukasi teoretis dengan pendampingan praktik langsung (<em>hands-on</em>). Kegiatan ini melibatkan 19 peserta dari kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, dengan evaluasi efektivitas berbasis <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah intervensi. Setelah intervensi, 100% warga menyadari urgensi pemisahan kas, dan 57,9% sangat memahami penerapan "Sistem 3 Pos". Pendampingan praktik juga sukses meruntuhkan stigma gagap teknologi, dibuktikan dengan 89,5% warga mampu mengoperasikan <em>template</em> pencatatan keuangan Meta AI di gawai masing-masing. Selanjutnya, inisiatif "Ekonomi Polybag" berhasil menstimulasi 52,6% warga untuk menekan pengeluaran konsumtif harian. Disimpulkan bahwa program ini sangat efektif meningkatkan keterampilan finansial dan digital masyarakat. Guna menjamin keberlanjutan pascaprogram, disarankan pembentukan kader literasi keuangan di tingkat desa untuk melakukan pendampingan secara berkala.</p>Adrian NurNur Matin KhakimFirdan Afwan AdzkaryAdam Hidayatuloh
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-102026-09-104540541210.61722/japm.v4i5.12656Edukasi Pemanfaatan Teknologi Digital sebagai Pendukung Pembelajaran bagi Siswa SDN Kiarapayung 1
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12659
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pemanfaatan teknologi digital, khususnya Chromebook dan Canva, sebagai pendukung pembelajaran bagi siswa kelas 5 SDN Kiarapayung 1. Metode yang digunakan meliputi pretest, penyampaian materi, pemaparan, praktik langsung, pendampingan, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dengan rata-rata nilai post-test mencapai 91,94. Siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan Chromebook dan Canva, dimana sebagian besar siswa merasa terbantu dan mampu membuat karya visual sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital siswa dan mendorong pemanfaatan teknologi secara edukatif dan kreatif.</span></span></p>Mohammad Syamsul AzizAndina Suci AriyaniEliyana AnturiRahmawati Nur IntanStevanus MelvinZidni Kanzul IlmiAlma Camelia
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-102026-09-104541342410.61722/japm.v4i5.12659PENGABDIAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR : PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI SKRINING GULA DARAH DAN ASAM URAT SERTA EDUKASI LATIHAN FISIK BERBASIS KARTU GERAKAN SEHAT DI DESA WRINGINSONGO
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12675
<p>Abstrak.<br>Seiring dengan meningkatnya populasi lanjut usia, risiko penyakit degeneratif dan penurunan fungsi fisik juga turut meningkat. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyediakan layanan skrining deteksi dini yang sederhana serta memberikan edukasi mengenai aktivitas fisik kepada warga lanjut usia di Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Program ini mencakup pemeriksaan kadar glukosa darah dan asam urat, yang dilanjutkan dengan sesi edukasi dan demonstrasi latihan fisik menggunakan "Kartu Gerakan Sehat." Sebanyak tiga puluh orang lanjut usia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Data lapangan menunjukkan bahwa 26,7% peserta memiliki kadar glukosa darah sewaktu ≥200 mg/dL, sementara 40,0% memiliki kadar asam urat yang melebihi batas normal. Seluruh peserta mengikuti sesi edukasi dan demonstrasi delapan gerakan sederhana yang berfokus pada keseimbangan, kekuatan, dan mobilitas fungsional. Inisiatif ini menunjukkan bahwa penggabungan layanan skrining kesehatan dengan edukasi latihan fisik merupakan pendekatan yang sederhana dan mudah diakses untuk memberdayakan lanjut usia di tingkat desa. Kartu Gerakan Sehat juga berfungsi sebagai sarana pengingat yang bermanfaat untuk mendukung latihan mandiri di rumah.</p>Citra YuliaRiqza ShafwatyFitri Nurlina
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-112026-09-114542543310.61722/japm.v4i5.12675INOVASI PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) UNTUK MENDORONG KREATIVITAS MASYARAKAT DESA MANGIN
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12657
<p>Pengelolaan limbah organik rumah tangga masih menjadi tantangan karena sebagian besar limbah yang dihasilkan belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan. Kondisi tersebut juga menjadi peluang untuk mengolah limbah organik menjadi produk yang dapat mendukung kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah organik rumah tangga dan sisa makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Mangin menjadi pupuk organik cair (POC) serta memanfaatkan residunya sebagai kompos. Metode yang digunakan adalah eksperimen melalui tahapan observasi, pengumpulan dan pemilahan bahan organik, persiapan bahan, pencacahan, pencampuran, fermentasi, serta pemanfaatan residu hasil pengolahan. Bahan yang digunakan meliputi sisa sayuran dan buah-buahan, air cucian beras, EM4, molase, dan air. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah organik yang tersedia di lingkungan masyarakat dapat diolah melalui proses fermentasi menjadi POC, sedangkan residu padat hasil pengolahan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan kompos. Penggunaan bahan yang mudah diperoleh dan peralatan sederhana menunjukkan bahwa pengolahan limbah organik dapat diterapkan secara praktis di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini juga memberikan alternatif pemanfaatan limbah sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengubah bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sampah menjadi produk yang bernilai guna bagi kegiatan pertanian. Dengan demikian, pengolahan limbah organik menjadi POC dan kompos dapat menjadi salah satu bentuk penerapan pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Mangin</p>Berliana Sovia AndrianiAurel Diorzika Puan AyukiPutri Afifah AugustaNisrina Agfa FadilaDena Agustina Dyah UtariMalika Alya AmaniZahra Kayfa Fataha IzzahJoshua Febriano ChristantoJonathan Syebat Agung PutraBambang SuhardiMoh Sayful Zuhri
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-112026-09-114543444810.61722/japm.v4i5.12657PENDAMPINGAN PELESTARIAN TRADISI TAHLIL RUTIN PERGRUMBUL SEBAGAI UPAYA PENGUATAN NILAI SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT DESA DAWUHAN KECAMATAN MADUKARA KABUPATEN BANJARNEGARA
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12671
<p>Tradisi tahlil rutin <em>pergrumbul</em> di Desa Dawuhan, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara telah berlangsung sejak tahun 2020 dan menjadi bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga mendukung terjalinnya silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. Pengabdian ini bertujuan mendukung pelestarian tradisi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dan keterlibatan generasi muda. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui observasi, wawancara, pemetaan permasalahan dan potensi, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tahlil rutin masih berjalan secara terjadwal di beberapa wilayah dengan rangkaian pembacaan sifat-sifat wajib bagi Allah, tahlilan, dan kajian keagamaan. Kegiatan tersebut berkontribusi dalam mempertahankan nilai sosial dan keagamaan masyarakat. Namun, partisipasi generasi muda masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, optimalisasi peran pengurus, peningkatan keterlibatan generasi muda, dan dokumentasi kegiatan diperlukan untuk mendukung keberlanjutan tradisi serta pewarisan nilai sosial keagamaan kepada generasi berikutnya.</p>Neila Massaudha KareenAnisa Nur HidayatiElfa ErfianaZahra Syalaisya AmaniMuhammad Taisir Murod
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-112026-09-114544946110.61722/japm.v4i5.12671Pembentukan Pusat Sumber Belajar Desa sebagai Strategi Penguatan Literasi Masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata di Desa Wringinsongo, Kec.Tumpang
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12680
<p>Abstrak. Laporan pengabdian ini membahas pembentukan Pusat Sumber Belajar Desa (PSBD) yang dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata di sebuah desa yang belum memiliki jenjang pendidikan SMP dan SMA, sehingga anak-anak harus melanjutkan pendidikan ke luar desa. Program ini bertujuan menyediakan ruang belajar dan membaca bersama untuk mendukung literasi anak sekaligus memperkuat kerja sama antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian partisipatif, melibatkan koordinasi dengan perangkat desa, penataan sudut baca, pengumpulan buku cetak dan digital, serta serah terima fasilitas secara resmi kepada pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sudut baca berhasil dibentuk, mekanisme pengelolaan tersampaikan kepada perangkat desa, dan masyarakat memberikan respons positif serta kesediaan untuk melanjutkan pengelolaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa inisiatif kecil yang melibatkan masyarakat dapat menjadi fondasi awal bagi tumbuhnya budaya membaca yang berkelanjutan di desa yang sebelumnya belum memiliki ruang belajar publik.<br>Kata kunci: kelanjutan pengelolaan; literasi desa; pengabdian masyarakat; pusat sumber belajar; ruang belajar bersama</p> A. Dinda Nadia SalsabilaCitra Yulia Andini AgisthaAni MaryaniElsya Salsabila lahatiFaza Fikri MadaniJuanda JuandaMuhammad RifkiNajichah Nur Nailil MunaNeni Isra SeptianiRizqa Shafwaty Tria Ananta Rahmelia Yusuf KhoriZahana Arta NailaZahra Pinkan ApriaM. Isnaini
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-112026-09-114546246710.61722/japm.v4i5.12680ECO ROCKET STOVE: INOVASI SEDERHANA DALAM PEMANFAATAN RESIDU SAMPAH UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN LINGKUNGAN MASYARAKAT KALIBENDA
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12678
<p><em>Kalibenda Urban Village continues to face challenges regarding household waste management. Although waste banks are available, the management of waste collected at the local waste collection point (TPS) has not yet operated optimally. Limited waste processing and incineration facilities have led some residents to resort to open burning, a practice that risks causing air pollution and degrading environmental quality. This situation prompted KPM students to introduce the Eco Rocket Stove program as a more structured and eco-friendly waste management alternative. The program was implemented using a qualitative method based on the Participatory Action Research (PAR) approach, comprising five stages: To Know, To Understand, To Plan, To Action, and To Reflection. This approach positions the community as an active partner at every stage of the activities. Implementation results indicate an increase in community understanding regarding the use of the Eco Rocket Stove, as well as direct community involvement in its construction and operation. The use of the Eco Rocket Stove also contributes to reducing the volume of waste requiring handling while simultaneously curbing open waste burning practices. The program offers not only a technical solution but also fosters community participation and self-reliance in sustainable waste management.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Eco Rocket Stove, Waste Management, Participatory Action Research (PAR), Community Empowerment.</em></p>Yusqi MahfudLukman SutrisnoRandy Arif HidayatRiza Maya SofaNaida RaihaniDhiah WulandariChofifah ShahitiyahNur Afida IqlianiZulaifatul KhusnaWindi Januria PutriLatiful HudaAfrisal Risqi Abdul WafaViana Nur Elsatul YasminSukma Ayu AgustinaNur Rafiq Hariyadi
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-122026-09-124546848210.61722/japm.v4i5.12678MEMAKSIMALKAN PENGELOLAAN UMKM MELALUI OPTIMALISASI LAPORAN KEUANGAN
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12685
<p>Laporan keuangan merupakan bagian penting dalam menjalankan bisnis atau usaha, baik skala besar maupun kecil termasuk UMKM, karena laporan keuangan menyediakan informasi yang dapat digunakan pemilik usaha untuk mengambil keputusan yang tepat. Para pedagang yang berada di kawasan Witanaharja Sports Center, Pamulang, merupakan bagian dari UMKM yang masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan secara baik dan benar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai optimalisasi laporan keuangan sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, diskusi, serta pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi pelaku UMKM. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang tertib dan penyusunan laporan keuangan sesuai kaidah yang berlaku. Pelaksanaan kegiatan memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan praktis mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan dasar, serta pemanfaatan informasi keuangan dalam pengelolaan usaha. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam administrasi keuangan usaha para peserta.</p>Muhammad RidwanAndri SyahputraTomi Riyadi
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-122026-09-124548348810.61722/japm.v4i5.12685SINERGI PEMERINTAH DESA DALAM PROMOSI DAN PREVENTIF KESEHATAN MELALUI SOSIALISASI BAHAYA NARKOTIKA
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12676
<p>Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja, khususnya pil koplo, menjadi persoalan yang dihadapi Dukuh Sumbersari, Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, sehingga pihak kelurahan mengusulkan program sosialisasi bahaya narkotika sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sinergi antara pemerintah dukuh dan pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan program tersebut, mengidentifikasi bentuk kolaborasi yang terjalin, mendeskripsikan proses penyampaian materi, serta menganalisis respons partisipasi peserta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara singkat, dan dokumentasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2026 dalam bentuk penyuluhan interaktif yang membahas dampak medis dan hukum narkotika, dengan menggandeng Bhabinkamtibmas Bapak M. Ridwan sebagai mitra ahli, sementara pemerintah dukuh melalui Bapak Bayan berperan menyediakan tempat dan legitimasi sosial kegiatan. Hasil menunjukkan tingkat kehadiran peserta mencapai 100% dari 20 undangan yang disebar, melampaui indikator keberhasilan sebesar 80%, dengan antusiasme tinggi pada sesi tanya jawab. Sinergi antara mahasiswa KKN, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah dukuh terbukti efektif dalam memobilisasi partisipasi masyarakat serta meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya narkotika, dan berpotensi menjadi model kolaborasi berkelanjutan dalam penanganan isu kesehatan masyarakat di tingkat dukuh.</p>Hafishah Safinatun NajahBhuwanatraya Indra WibisonoErika Dwi RahayuAdelheid Excelsia Magnificat Samantagusti HatmakinantiSyafira Putri MayaNaswar Zidan MaulanaEmelia Lintang Pramesti BriliantoAlfina Putri Kumala SariYusril Rizky Al-Amin
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-122026-09-124548949610.61722/japm.v4i5.12676Deteksi Dini Faktor Risiko PTM melalui Pemeriksaan Tekanan Darah, Gula Darah, dan Asam Urat Berbasis Edukasi Partisipatif di Dusun Suwaluhan
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12688
<p>Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat karena faktor risikonya dapat berkembang tanpa disertai keluhan yang jelas. Oleh karena itu, deteksi dini diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dan melakukan pemantauan secara berkala. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko PTM melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), dan asam urat serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hasil pemeriksaan dan upaya pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Suwaluhan, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, dengan fokus pada kelompok lanjut usia menggunakan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi, skrining awal, pendataan, pemeriksaan tekanan darah, GDS dan asam urat, edukasi, konsultasi, serta evaluasi. Sebanyak 64 lansia dari RT 02 hingga RT 05 mengikuti kegiatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan 15 peserta (23,44%) memiliki GDS >125 mg/dL, 8 peserta (12,50%) memiliki kadar asam urat >7 mg/dL, dan 51 peserta (79,69%) memiliki tekanan darah >120 mmHg. Peserta dengan hasil yang perlu diperhatikan memperoleh edukasi dan dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini memberikan gambaran awal kondisi kesehatan masyarakat serta mendorong kesadaran untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara rutin.</p>Ade Ilma HasnaFitri Nurlina
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-122026-09-124549751110.61722/japm.v4i5.12688EDUKASI PENCEGAHAN CHILD GROOMING DAN PENGUATAN KESETARAAN GENDER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN PERLINDUNGAN DIRI SISWA SEKOLAH DASAR DI DUKUH BONOREJO, KULON PROGO
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12689
<p>Child protection and an understanding of gender equality need to be introduced at the elementary school level. This community service activity aimed to improve students’ understanding of child grooming prevention, personal protection, and the importance of gender equality. The activity was conducted on July 31, 2026, at SDN Banarejo, Bonorejo Hamlet, Kulon Progo, involving 58 students from Grades 1 to 6 and 10 members of the KKN team. The activity employed interactive seminars, ice-breaking activities, quizzes, a “Green-Yellow-Red Light” game, and the development of child protection slogans. Observations showed that approximately 40 students followed the presentation attentively, while 20 students actively participated in the quiz session. During the initial sessions of the “Green-Yellow-Red Light” game, 1–7 students made errors; however, their understanding and accuracy in responding improved in subsequent sessions. These findings indicate that interactive educational activities can serve as an appropriate medium for introducing child protection to elementary school students. Nevertheless, because the activity did not employ pre-tests and post-tests, the findings cannot be used to demonstrate a quantitative increase in students’ knowledge</p>Hamriani Hamriani Ummul KhairMuh. Dhiya UlhaqZemi HerlinaIbnu Arabi ArrasyidiAlfin AffandiIlmi Anggun NurachmahNailul Magfirah AsisNur Alfia SalsabilahRahmalia AgustinaZul Akhirnya Nisa
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-122026-09-124551252310.61722/japm.v4i5.12689Penguatan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Program Hidrohijau di Desa Gilirejo Baru
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12693
<p>Desa Gilirejo Baru mempunyai karakteristik lahan kering dengan keterbatasan volume air bersih serta tanah dengan kesuburan rendah, sehingga budidaya sayuran sulit diterapkan. Program “Hidrohijau: Edukasi Hidroponik Hemat Air” dilaksanakan guna memberikan solusi alternatif dalam budidaya sayuran yang memiliki efisiensi kebutuhan air. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pendekatan demonstratif dan partisipatif kepada ibu rumah tangga di Dusun Sumberjo, Desa Gilirejo Baru. Metode pendekatan demonstratif dan partisipatif diterapkan dalam program kerja dengan pelatihan secara aktif untuk merakit dan merawat instalasi hidroponik sistem <em>wick </em>berbahan botol plastik bekas. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dengan keberhasilan warga dalam mengaplikasikan sistem <em>wick </em>secara mandiri dalam skala rumah tangga. Implementasi metode ini mampu menghemat kebutuhan air mencapai 90% sekaligus mengurangi limbah plastik atas upaya upcycling. Penerapan hidroponik efektif sebagai alternatif budidaya sayuran di kawasan krisi air, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan memperluas peluang efisiensi ekonomi dalam skala rumah tangga.</p>Murtanti Jani RahayuUmar Seno Ahmad FathuddinLufita Aprillia KurniawatiFransyi Fajar RochmanNajwa CahyaningrumTri AgustinaAprilia PrimivaraRegina Nanditya RahsaputriBagas Priyan Dhyaksa Utomo
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-142026-09-144552453110.61722/japm.v4i5.12693Edukasi Pembentukan Akhlak Islami Anak MDA melalui Kegiatan Bercerita Kisah Nabi dan Rasul di Jorong Lubuk Gadang, Nagari Ampek Koto Palembayan
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12697
<p><em>Moral education is an important foundation in shaping the personality of Muslim children. However, the results of initial observations at Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Jorong Lubuk Gadang, Ampek Koto Palembayan Village, Agam Regency, showed that children's understanding of the stories of the Prophets and Apostles was still limited to memorization and had not been fully linked to daily behavior. This community service activity aims to improve the understanding of Islamic moral values through the method of telling stories of the Prophets and Apostles, forming noble moral behavior, improving teachers' abilities in implementing interactive storytelling, and strengthening the role of parents and the community. The approach used was Participatory Action Research (PAR), combined with storytelling practice training and Focus Group Discussions (FGD). The activity was carried out on June 5, 2026 in Ampek Koto Palembayan Village, Palembayan District, Agam Regency, involving 30 participants consisting of MDA children, MDA administrators, teachers, and parents. The implementation of the activity included the delivery of material, interactive storytelling demonstrations, storytelling practice, reflection, and evaluation through observation and questionnaires. The results of the activity showed an increase in children's average understanding from 45% before the training to 82% after. Furthermore, participants were able to apply interactive storytelling techniques, and a commitment was formed among parents and MDA administrators to support the implementation of moral values at home and in the madrasah. Thus, interactive and participatory storytelling is effective in increasing understanding and supporting the formation of Islamic morals.</em></p>Putri VarisyaHamdani Hamdani
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-142026-09-144553254410.61722/japm.v4i5.12697Revitalisasi Greenhouse melalui Budidaya Sayuran dan Tanaman Hias sebagai Pendukung Sekolah Adiwiyata di SMA Negeri 5 Magelang
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12694
<p><em>Greenhouse</em> merupakan bangunan yang digunakan sebagai tempat budidaya tanaman dengan kondisi lingkungan yang dapat diatur untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Di SMA Negeri 5 Magelang, <em>greenhouse</em> belum dimanfaatkan secara optimal sehingga diperlukan revitalisasi sebagai sarana budidaya tanaman dan pendukung program Adiwiyata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merevitalisasi <em>greenhouse</em> melalui budidaya sayuran dan tanaman hias serta meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan selama dua setengah bulan, yaitu Juli hingga September 2026, dengan melibatkan warga sekolah, khususnya peserta didik dan tim Adiwiyata. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, sosialisasi, dan evaluasi. Kegiatan meliputi pembersihan dan penataan <em>greenhouse</em>, penyiapan media tanam, penanaman bibit, penyusunan prosedur perawatan, serta pemetaan dan penataan tempat tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa <em>greenhouse</em> yang sebelumnya kurang terawat menjadi lebih bersih, tertata, dan dapat dimanfaatkan kembali untuk budidaya tanaman. Tanaman yang dibudidayakan meliputi kangkung, pakcoi, tomat, cabai, dan terong dengan memanfaatkan media tanam dan rak yang tersedia. Perawatan dilakukan secara rutin dengan melibatkan peserta didik dalam penyiraman dan pemeliharaan. Revitalisasi <em>greenhouse</em> dapat mengoptimalkan pemanfaatannya sebagai sarana budidaya tanaman, mendukung program Adiwiyata, serta meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab warga sekolah terhadap lingkungan.</p>Linda Eka PraditaSri SarwantiSulistiyorini SulistiyoriniNadia Fauziah PutriLatifah Elfina AlwiAninda Rahma AuliaAzzahra Kusuma WardaniFebe FebriyantiAryo Adi CahyoAulia Saputri
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-142026-09-144554555810.61722/japm.v4i5.12694Pelatihan Strategi Penentuan Harga Jual Produk bagi UMKM di Ciputat
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12699
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, namun pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam mengidentifikasi biaya dan menentukan harga jual secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Ciputat dalam mengelola biaya usaha dan menerapkan penentuan harga jual yang lebih terstruktur. Metode kegiatan menggunakan pelatihan dan pendampingan secara langsung melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, pemberian motivasi, dan pemecahan masalah. Materi meliputi penggolongan biaya, identifikasi biaya produksi, perhitungan harga pokok produksi, penentuan margin keuntungan yang realistis, pertimbangan kondisi pasar dan pesaing, analisis titik impas, serta penerapan cost-plus pricing. Kegiatan dirancang untuk melibatkan 25 pelaku UMKM di Kantor Kelurahan Serua Indah, Tangerang Selatan, dan dijadwalkan pada 19 Oktober 2025. Luaran utama kegiatan berupa pembekalan praktis yang dapat digunakan peserta sebagai dasar dalam menghitung harga jual produk. Karena proposal tidak memuat hasil pengukuran setelah pelatihan, naskah ini tidak mengklaim adanya peningkatan pemahaman atau laba dalam bentuk persentase tertentu. Kegiatan diharapkan dapat mendukung pencatatan biaya yang lebih tertib serta pengambilan keputusan harga jual yang lebih rasional pada pelaku UMKM.</p>Yulia Tantri yuliaVivin NoviyantiNadia Ashfia ZahraFachruli Hayu BiyantariHartantri SetiasihSuripto Suripto
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-152026-09-154555956810.61722/japm.v4i5.12699Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Tawangsari Kabupaten Boyolali
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12703
<p>Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali mempunyai potensi lokal di bidang pertanian, lingkungan, ekonomi, dan kesehatan yang dapat dikembangkan melalui pemberdayaan oleh masyarakat. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan melalui lima program, yaitu Optimalisasi Kebun Gizi dan Asmantoga, Pembuatan Pupuk JAMU TANI berbasis <em>JADAM Microbial Solution</em> (JMS), Penerapan biopori, Digitalisasi UMKM dengan SCAN CUAN, dan Edukasi Gizi Seimbang Isi Piringku. Metode pelaksanaan diawali identifikasi kebutuhan masyarakat, dilanjutkan dengan sosialisasi, praktik langsung, pendampingan, dan monitoring berkala. Hasil dari rangkaian kegiatan menunjukkan hasil yang nyata berupa antusiasme masyarakat dalam pengelolaan kebun gizi dan tanaman obat, masyarakat mulai memahami cara pengelolaan tanah, pembuatan JMS, pemasangan biopori, pembiasaan dalam memilah sampah organik. Pada sektor ekonomi digital, pelaku UMKM mendapatkan pendampingan berupa penggunaan QRIS dan pembukuan sederhana. Edukasi Isi Piringku juga memberikan pemahaman bagi orang tua mengenai penerapan gizi seimbang bagi keluarga. Secara keseluruhan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis potensi lokal dapat terbukti efektif mengintegrasikan berbagai aspek dari sektor lingkungan, pertanian, ekonomi, dan kesehatan. Keberlanjutan program tetap memerlukan komitmen masyarakat dan pendampingan secara berkala.</p>Anindita Tanaya HermantoIcha Candra KusumawardaniIqbal Rakai BinatharaIstiqomah NurhidayahLindi Cintya PrabaMariana MarianaMuhammad Hafizh ZahranMuhammad Humam AdaniMuhammad Rafi BasyunoRistiya Adi Wiratama
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-152026-09-154556957810.61722/japm.v4i5.12703Pemberdayaan Masyarakat Melalui Workshop Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik di Kelurahan Kebraon Surabaya
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12704
<p>The problem of managing household organic waste remains a challenge in urban areas because most organic waste has not been optimally utilized and is still mixed with other waste. Based on initial observation findings in Kebraon Village, Karangpilang District, Surabaya, the utilization of organic waste in the RW 01 and RW 02 areas is still not running optimally. Most people in both areas still dispose of organic waste with other household waste, resulting in its potential for utilization as a useful product is not optimal. This condition is the basis for the implementation of a community empowerment program through an eco-enzyme production workshop in RW 05, Kebraon Village, which was chosen as the implementation location because it has community readiness and support from the regional administrators to become a pilot project for organic waste management education. This activity is part of the Kuliah Kerja Nyata (KKN) of Sunan Ampel State Islamic University Surabaya which aims to increase the knowledge, skills, and awareness of the community in processing household organic waste into useful and environmentally friendly products. The method used is a participatory strategy with a qualitative descriptive design through the stages of observing community needs, education, practicing eco-enzyme production, mentoring, and assessment through documentation and field observations. The results of the activity showed an increase in public understanding of the importance of sorting organic waste, improved participant skills in making eco-enzymes according to procedures, and a growing spirit of active participation and mutual cooperation during the workshop. In addition to contributing to reducing the potential for organic waste accumulation, this activity also encouraged the development of more sustainable waste management behaviors at the household level. Therefore, the eco-enzyme-making workshop proved to be an effective educational tool in increasing community capacity and supporting community-based environmental management.</p>Erika Ayuning TyasNadya MaharaniDzakky Putra RahmatullahRevalina Azizah Kusuma DewiRarelna Lintang AsihAchmad Alfin MaulanaNurika Falah Ilmania
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-152026-09-154557959110.61722/japm.v4i5.12704Implementasi Program Kerja KKN melalui Pengajian Akbar dalam Merajut Silaturahmi dan Menebar Manfaat di Nagori Boluk
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12708
<p><em>Community service (KKN) requires students to be sensitive to the real needs of society, not merely oriented toward the administrative completion of work programs. This article examines the implementation of a “Grand Islamic Gathering” (Pengajian Akbar) themed “Weaving Kinship and Spreading Benefit,” organized by regular KKN students in Nagori Boluk, Bosar Maligas Subdistrict, on 31 July 2026, as a model of collaborative da’wah that integrates religious, social, and village-governance dimensions. This study aims to identify the benefits perceived by the community, analyze the role of the grand recitation in strengthening kinship ties and social cohesion, and examine the supporting and inhibiting factors of its implementation. A descriptive-analytical qualitative approach with a case-study strategy was employed; data were gathered through participatory observation during the KKN period, in-depth interviews with the village head, a community representative, and the KKN committee chair, as well as documentation studies of the event program and attendance records. The findings indicate that the event, attended by approximately 400 congregants and involving subdistrict-to-village government officials, successfully revived a cross-generational communal space, strengthened the social legitimacy of the KKN program, and served as an effective medium for disseminating moderate Islamic values through religious preaching. This article also discusses the limitations of the data concerning the long-term impact on children’s academic life, while recommending that similar programs be designed more measurably and sustainably in future KKN periods.</em></p>Daud MarzukiAbdullah Siddiq SimangunsongNadiah NadiahAdel IswandilaMuthiara MaulidyaRiska Afria NingsihDina Alya RahmaAsniyar Asniyar
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-152026-09-154559260810.61722/japm.v4i5.12708Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik Sayur dan Buah Menjadi Pupuk Cair Eco-Enzyme untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Tempuran
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12711
<p>Pengelolaan limbah organik masih menjadi tantangan lingkungan, terutama karena terbatasnya kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada warga Desa Tempuran, khususnya anggota kader PKK, mengenai pemanfaatan limbah sayuran dan buah-buahan menjadi pupuk cair eco-enzyme guna mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Tempuran melalui sosialisasi dan demonstrasi langsung yang melibatkan 30 peserta. Pelaksanaannya mencakup penyiapan alat dan bahan, proses pembuatan dengan perbandingan molase, limbah organik, dan air sebesar 1:3:10, serta penjelasan mengenai proses fermentasi anaerobik selama kurang lebih 90 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Desa Tempuran terhadap pengelolaan limbah organik masih tergolong rendah, dan infrastruktur pengelolaan limbah pun masih terbatas. Namun, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta partisipasi aktif selama sesi diskusi dan praktik. Pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme memberikan alternatif yang aplikatif untuk pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk yang berpotensi digunakan sebagai pupuk cair. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah organik serta mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Desa Tempuran.</p> <p> </p>Dita AnggraeniSudadi SudadiAhmad FaishalAubin Nada MaulidanAnnida Ma’rifatul DininaAdinda Syifa AnnisaNa’ilah Anggraini YustyaningrumD'via Clearrayputri YunantaRisvi Ragil IrawanMuhammad Adnan AurelliSindu Yafi Aditama
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-152026-09-154560961610.61722/japm.v4i5.12711OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN LAHSAMOR MELALUI PROGRAM KERJA KKN DESA NGESREP
https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12714
<p>Permasalahan sampah organik rumah tangga di Desa Ngesrep menjadi salah satu isu lingkungan yang perlu mendapat perhatian karena pengelolaannya masih belum optimal dan sebagian besar sampah organik belum dimanfaatkan secara maksimal. Penumpukan sampah organik berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kebersihan lingkungan, padahal limbah tersebut dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimal pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui Lahsamor serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan sampah organik melalui program kerja KKN di Desa Ngesrep. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi pemanfaatan alat LAHSAMOR bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengolahan sampah organik mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaaatan limbah rumah tangga secara lebih produktif. Penerapan LAHSAMOR menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi volume sampah organik sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Disimpulkan bahwa optimalisasi pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui pemanfaatan LAHSAMOR dalam program kerja KKN dapat menjadi upaya pemberdayaan masyarakt dalam mengelola limbah secara mandiri dan bernilai guna. Disarankan agar kegiatan pengolahan sampah organik ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Ngesrep.</p>Anandito Zaky MaulanaSumani SumaniDhimas Julios KartifinEka Shinta YuniaAde Danur WindyAnnisa Putri AtikasariAlya Irsya AnggraeniRhosa MonicaNally AmaliaCicilia Tarisa ChelsyRehan Restu Bhakti
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-152026-09-154561762710.61722/japm.v4i5.12714