Penguatan Peran Majelis Taklim Dan Perwiridan Dalam Memperkuat Ketahanan Keluarga, Kohesi Sosial, Dan Syiar Islam

Authors

  • Syahrizal Syahrizal Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Eko Priadi Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Ruri Indah Sari Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Indahtul Jannah Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Rizky Dian Pratama Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Cut Putri Rahayu Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Nabila Fauziah Rahma Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara,
  • Lisa Meliana Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara
  • Nurjahra Akmalia Institut Agama Islam Daar Al-Uluum Asahan-Kisaran Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61722/jirs.v3i2.12696

Keywords:

majelis taklim, perwiridan, family resilience, social cohesion, Islamic da'wah

Abstract

Majelis taklim and perwiridan are non-formal da'wah institutions rooted in the culture of Indonesian Muslim society, reaching communities down to the neighborhood level. Amid growing social disruption, weakening family institutions, and increasing public polarization, these institutions serve as a strategic socio-religious fortress. This study aims to examine the role of majelis taklim and perwiridan in strengthening family resilience, social cohesion, and the propagation of Islamic teachings (syiar Islam), and to formulate strategies for reinforcing that role. A qualitative descriptive-analytical approach was employed, with data collected through participatory observation, in-depth interviews with administrators and members, and documentation study, analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings show that majelis taklim and perwiridan contribute concretely in three dimensions: fostering a sakinah family through religious and family-law education; strengthening cross-generational solidarity and community conflict resolution; and serving as an effective medium for moderate (wasathiyah) Islamic da'wah. Strengthening these three functions requires managerial coaching, cadre formation for preachers, program integration with government policy, and the use of digital media to expand outreach without losing social proximity.

References

Agung, Yusuf R. "Kohesi Sosial dalam Membentuk Harmoni Kehidupan Komunitas." Jurnal Psikologi Perseptual 3, no. 1 (2018): h. 37–43.

Azizah, N., S. Sudirman, dan B. Susamto. "Resiprositas Tradisi Membalas Amplop Pesta Pernikahan 'Tompangan' terhadap Peningkatan Kohesi Sosial." Jurnal Al-Ijtimaiyyah 7, no. 1 (2021): h. 39–64.

Barella, Y., dan S. S. Ondeng. "Peranan Majelis Taklim dan Lembaga Dakwah dalam Pengembangan Pendidikan Islam: Sebuah Analisis Fungsional." Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran 7, no. 2 (2024): h. 4868–4876.

Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 6th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2022.

Fahruddin, Kadri, dan Lubis. "Strategi Moderasi Dakwah Islam dalam Keluarga, Pendidikan, dan Civil Society." Al-Tsiqoh: Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam 10, no. 1 (2025): h. 39–63.

Ghozali, M. "Upaya Meningkatkan Pendidikan Masyarakat Berbasis Dakwah dalam Majlis Taklim di Gunung Kidul Yogyakarta." Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan 13, no. 1 (2025): h. 1–10.

Haqiqi, Moh. I. "Peran Majelis Taklim Mama Shalihah dalam Menumbuhkan Keluarga Sakinah Berumah Tangga (Studi Kasus PP Sunan Ampel Kota Kediri)." Skripsi, IAIN Kediri, 2024.

Harrison, P., dan M. K. Dermawan. "Majelis Taklim dan Pencegahan Kejahatan Perkotaan (Sebuah Upaya Pencarian Model Pemberdayaan Baru)." 2021.

Hotimah, H. "Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui Edukasi Hukum Keluarga Islam pada Majelis Taklim di Kelurahan Pondok Pinang." Al Hayat: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4, no. 1 (2026): h. 39–46.

Huda, I. "Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Multikultural di Majelis Taklim An-Najach Magelang." Inferensi: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 13, no. 2 (2020): h. 253–278.

Indrawadi, J., dkk. "Penguatan Kohesi Sosial melalui Peran Aktif Masyarakat Seberang Palinggam." Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat 4, no. 2 (2022): h. 333–339.

"Majelis Taklim dan Perannya dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama." Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2, no. 6 (2024): h. 118–124.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1989.

Mustofa, M. A. "Majelis Taklim sebagai Alternatif Pusat Pendidikan Islam (Studi Kasus pada Majelis Taklim se-Kecamatan Natar Lampung Selatan)." Fokus: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan 1, no. 1 (2016).

Sutrisno, Edi. "Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan." Jurnal Bimas Islam 12, no. 2 (2019): h. 323–348.

Wulansari dan Kiftiyah. Dikutip dalam "Pengembangan Moderasi Beragama pada Majelis Taklim dalam Membangun Harmoni." Jurnal SOSTECH, 2024.

Downloads

Published

2026-09-14

Issue

Section

Articles