Dampak Paparan Pornografi dalam Pembentukan Ekspektasi Relasi Pacaran pada Remaja di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i4.11477Keywords:
pornography exposure, dating relationship, social learning, university student, digital eraAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mempermudah akses masyarakat, termasuk remaja dan mahasiswa, terhadap konten pornografi yang tersebar melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak paparan pornografi dalam pembentukan ekspektasi relasi pacaran pada mahasiswa di Jakarta di era digital, dengan menggunakan Teori Pembelajaran Sosial Albert Bandura sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terhadap tiga orang mahasiswa di Jakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan pornografi pada narasumber telah dimulai sejak usia dini melalui berbagai platform digital, khususnya Twitter/X, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Mahasiswa pada dasarnya memiliki ekspektasi relasi pacaran yang berorientasi pada kedekatan emosional, kepercayaan, dan komunikasi, meskipun pandangan mengenai peran gender masih cenderung tradisional. Paparan pornografi ditemukan memberikan pengaruh terhadap pembentukan ekspektasi relasi pacaran, terutama pada aspek kedekatan fisik dan seksual, meskipun tingkat pengaruhnya berbeda pada setiap individu bergantung pada kemampuan kontrol diri masing-masing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pornografi berfungsi sebagai agen pembelajaran sosial yang dapat membentuk ekspektasi yang kurang realistis terhadap hubungan pacaran, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pendidikan seksualitas yang komprehensif bagi remaja dan mahasiswa.
References
Julyati, C., et al. (2025). Pornografi sebagai penyimpangan pada mahasiswa di era digital. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 11(2), 600–608.
Peter, J., & Valkenburg, P. M. (2016). Adolescents and Pornography: A Review of 20 Years of Research. Journal of Sex Research, 53(4–5), 509–531. https://doi.org/10.1080/00224499.2016.1143441
Braun-Courville, D. K., & Rojas, M. (2009). Exposure to Sexually Explicit Web Sites and Adolescent Sexual Attitudes and Behaviors. Journal of Adolescent Health, 45(2), 156–162. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2008.12.004
Brown, J. D., & L'Engle, K. L. (2009). X-Rated Sexual Attitudes and Behaviors Associated with Early Adolescents' Exposure to Sexually Explicit Media. Communication Research, 36(1), 129–151. https://doi.org/10.1177/0093650208326465
Sun, C., Bridges, A., Johnson, J., & Ezzell, M. (2016). Pornography and the Male Sexual Script. Archives of Sexual Behavior, 45(4), 983–994. https://doi.org/10.1007/s10508-014-0391-2
Carroll, J. S., Padilla-Walker, L. M., Nelson, L. J., et al. (2008). Generation XXX: Pornography Acceptance and Use Among Emerging Adults. Journal of Adolescent Research, 23(1), 6–30. https://doi.org/10.1177/0743558407306348
Koletić, G. (2017). Longitudinal Associations Between the Use of Sexually Explicit Material and Adolescents' Attitudes and behaviors: A narrative review of studies. Journal of Adolescence, 57, 119–128 https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2017.04.006
Shireen Bernstein, dkk, Mind the Gap: Internet Pornography Exposure, Influence and Problematic Viewing Amongst Emerging Adults, Sexuality Research and Social Policy, Vol.2, (2023), 599-613
Bernstein, S., et al. (2023). Mind the gap: Internet pornography exposure, influence and problematic viewing amongst emerging adults. Sexuality Research and Social Policy, 20(2), 599–613.
Smith-Etxeberria, K. (2024). Development and validation of a measure of expectations toward romantic relationships (ETRR). Acta Psychologica, 251.
Lidiawati, K. R., Simanjuntak, E. J., & Dewi, A. W. C. (2020). Psikoedukasi pendidikan seksualitas pada remaja. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 3, 1–9.
Zarkasih, I. R., & Nugroho, C. (2019). Pelecehan seksual di media sosial (Studi kasus tentang korban pelecehan seksual di Instagram). E-Proceeding of Management, 6(2), 4875–4882.
Zahra, G. P., & Yanuvianti, M. (2017). Hubungan antara kekerasan dalam berpacaran (dating violence) dengan self esteem pada wanita korban KDP di Kota Bandung. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Unisba, 1, 44–52.
Indraswari, R., Shaluhiyah, Z., Widjanarko, B., & Suryoputro, A. (2020). Faktor-faktor penyebab remaja mengakses konten pornografi dan dampaknya terhadap perilaku. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 136. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27452
Pathmendra, P., Raggatt, M., Lim, M. S., Marino, J. L., & Skinner, S. R. (2022). Exposure to pornography and adolescent sexual behavior: Systematic review [Preprint]. JMIR Preprints. https://preprints.jmir.org/preprint/43116
Wright, P. J. (2020). Pornography and sexual behavior: Do correlational findings inform us about causality? [Working paper]. Indiana University School of Public Health.
Paulus, F. W., Ohmann, S., & Popow, C. (2024). Adolescents and pornography: Prevalence, predictors, and impact on sexual behavior and attitudes [Working paper]. ResearchGate. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.19835.13609
Mutmainnah, A. M. (2017). Hubungan pengaruh pornografi terhadap perilaku seksual remaja kelas VIII di SMP Islam Athirah Makassar [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Makassar]. Digilib Unismuh. https://digilibadmin.unismuh.ac.id/upload/6593-Full_Text.pdf
Nugroho, R. (2016). Paparan pornografi dari media dan pengaruhnya terhadap perilaku seksual remaja di Tangerang Selatan [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].
Siregar, E. S. (2017). Hubungan paparan pornografi dengan perilaku seksual remaja di SMA Prayatna Medan tahun 2017 [Skripsi, Universitas Sumatera Utara]. Repositori USU. http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/6508
Sovia, S. O., & Bahri, S. (2017). Adaptasi pekerja seks komersial di era digital [Tesis, Universitas Riau].
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Bandura, A. (2001). Social Cognitive Theory of Mass Communication. Media Psychology, 3(3), 265–299.
Basri, B., Tambuala, F. H., Badriah, S., & Utami, T. (2022). Pendidikan seksual komprehensif untuk pencegahan perilaku seksual pranikah pada remaja. CV Media Sains Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Sarwono, S. W. (2011). Psikologi remaja (Edisi revisi). PT RajaGrafindo Persada.
Simon, W., & Gagnon, J. H. (2003). Sexual scripts: Origins, influences and changes. Qualitative Sociology, 26(4), 491–497.
Suryani, N. (2016). Peran media sosial dalam pembentukan perilaku remaja. Pustaka Pelajar.
Fiantika, F. R., et al. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










