REKONSTRUKSI MEKANISME YURIDIS-NORMATIF DALAM MENANGGULANGI TINDAK KEGADUHAN HUKUM PASCA PENGUNDANGAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA NASIONAL

Authors

  • Ade Amelia Universitas Al-Azhar Medan
  • Shafa Suhaila Universitas Al-Azhar Medan
  • Cahaya Shantyani Universitas Al-Azhar Medan
  • Khairul Bariyah Ak Simatupang Universitas Al-Azhar Medan
  • Oriza Satifa Wahyuni Universitas Al-Azhar Medan
  • Anisa Syahfitri Universitas Al-Azhar Medan

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i4.11485

Keywords:

KUHP Baru, ketidakpastian hukum, disharmoni horizontal, partisipasi publik, RUU KUHAP

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis turbulensi hukum atau "tindak kegaduhan" yang timbul akibat pengundangan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta merumuskan mekanisme penyelesaiannya yang sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak kegaduhan yang dipicu oleh KUHP baru mencakup dimensi normatif, prosedural, dan sosial. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh adanya disharmoni horizontal yang masif dengan KUHAP lama, keberadaan pasal-pasal dengan norma kabur (vague norms), serta minimnya partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation) dalam proses legislasinya. Dampaknya, terjadi kebingungan prosedural di kalangan aparat penegak hukum dan resistensi sosial yang terinstitusionalisasi melalui gelombang uji materiil di Mahkamah Konstitusi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinkronisasi yudisial, legislatif, dan eksekutif secara menyeluruh terutama melalui percepatan pengesahan RUU KUHAP serta standardisasi panduan restriktif melalui Peraturan Mahkamah Agung guna mencegah ketidakpastian hukum dan konflik kelembagaan yang lebih luas.

References

Ali, M. (2022). Dasar-dasar hukum pidana. Sinar Grafika.

Ariesta, C., & Santoso, B. (2025). Disharmoni norma antara KUHP baru dan KUHAP lama: Analisis yuridis terhadap vacatio legis. Jurnal Hukum dan Peradilan, 14(2), 145–168.

Fauziah, L. (2025). Partisipasi publik dalam pembentukan undang-undang: Studi kasus UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Jurnal Legislasi Indonesia, 12(3), 210–235.

Hamzah, A. (2024). KUHP baru: Perbandingan dengan KUHP lama dan tantangan implementasinya. Kencana.

Hartono, B. (2024). Keadilan restoratif dalam KUHP baru: Peluang dan tantangan implementasi. Jurnal Hukum Pidana dan Kriminologi, 9(1), 78–102.

Kusumanegara, R. (2025). Urgensi pengesahan RUU KUHAP sebelum KUHP baru berlaku. Jurnal Hukum dan Keadilan, 8(2), 122–140.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2020). Putusan Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2026). Putusan Nomor 22/PUU-XXIV/2026. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana Prenada Media Group.

Prodjodikoro, W. (2019). Asas-asas hukum pidana di Indonesia. Refika Aditama.

Rahardjo, S. (2020). Ilmu hukum. Citra Aditya Bakti.

Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. (1981). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 98, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4316.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6842.

Soekanto, S. (2018). Pengantar penelitian hukum. Universitas Indonesia Press.

Susanti, B. (2023, June 9). Tim percepatan reformasi hukum bakal kedepankan partisipasi masyarakat. ANTARA News.

Tim Percepatan Reformasi Hukum. (2025). Siaran pers tentang reformasi KUHP dan tantangan harmonisasi. Tim Percepatan Reformasi Hukum.

Downloads

Published

2026-06-26

Issue

Section

Articles