KEDUDUKAN DAN MAKNA SIRAMAN PADA PERKAWINAN ADAT JAWA

Authors

  • Bagas Satria Pratama UNIVERSITAS BANDAR LAMPUNG

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.8226

Keywords:

Pelestarian Budaya, Penyucian Diri, Pernikahan Adat Jawa, Pitulungan (Pertolongan), Ubarampe Simbolis, Upacara Siraman.

Abstract

This study examines the sacred nature of the Javanese Siraman Adat ceremony, a premarital ritual that serves as a symbol of the comprehensive purification of the bride and groom. Siraman is considered a crucial ritual that must be performed to remove inner impurities (sukerta) before entering into a sacred marriage bond. The study focuses on three main issues. The first identifies the mechanism of purification through the philosophy of assistance (pitulungan) in Air Tujuh Sumber and symbolic equipment (ubarampe). second, explaining sacredness through the role of elders (pinisepuh) and the Sungkeman and Pecah Kendi rituals as markers of mental transition, and third, reviewing the challenges of preserving the moral relevance of this tradition amid modernization. The results of the discussion show that every Siraman is a manifestation of noble prayers and parental blessings that strengthen the spiritual foundation. This ritual effectively achieves purification of intentions and total mental readiness, making Siraman an invaluable moral guide and spiritual capital. Therefore, preserving the noble values of Siraman is very important for maintaining cultural identity and instilling integrity and purity of heart as the main capital in building a harmonious household.

References

Ayu, S. R., & Setyaningrum, E. (2022). Pernikahan Adat Jawa Mengenai Tradisi Turun-Temurun Siraman dan Sungkeman di Daerah Yogyakarta. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 5(2), 168–177.

Cholida, N., & Sari, W. L. (2023). Pelestarian Tradisi Siraman “Gong Kyai Pradah” Pada Era Modernisasi. Jurnal Sosiologi, 15(1), 50–65.

Fahlevi, R., & Ardiansyah, D. (2023). Tradisi Pecah Kendi Pada Masyarakat Suku Jawa Di Kecamatan Brandan Barat. Jurnal Perima, 1(1), 26–36.

Fitri, F. N., & Wahyuningsih, N. (2018). Makna Filosofi dan Fungsi Tata Rias Pernikahan Jawa di Daerah Surakarta. Humaniora: Jurnal Budaya, Sastra, dan Bahasa, 22(3), 121–130.

Fitriani, F., & Sumartini, N. (2022). Peran Komunikasi Kelompok dalam Melestarikan Tradisi Siraman di Desa Muarajaya Kecamatan. Jurnal Komunikasi, 11(1), 75–88.

Hasan, Z. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press.

Irmawati, W. (2013). Makna Simbolik Upacara Siraman Pengantin Adat Jawa. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 21(2), 311–322.

Lestari, R., & Handayani, T. (2023). Efektivitas Aplikasi Tiktok sebagai Pelestari Tradisi Siraman dalam Pernikahan Adat Jawa di AKSARA Wedding Organizer. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 115–125.

Rachmawati, N. H., & Rokhani, A. (2022). TRADISI SUNGKEMAN SEBAGAI KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBANGUN BUDAYA ISLAM. Al-Kamal: Jurnal Studi Islam, 5(2), 405–416.

Saputri, D. A., & Sari, D. P. (2023). Analisis Semiotika Roland Barthes pada Tradisi Siraman dalam Pernikahan Adat Jawa di Aksara Wedding Organizer Semarang. Jurnal Semiotika, 3(2), 200–215.

Sari, O. (2023). Religiusitas Ritual Siraman Pengantin Adat Jawa. Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 5(1), 16–28.

Setyorini, A., & Purnomo, H. (2020). Makna Simbol Pada Ritual Siraman Pernikahan Adat Jawa Tengah (Analisis Interaksional Simbolik pada Ritual Siraman Pernikahan Adat Jawa Tengah). Komunikologi, 17(1), 1–18.

Suryanti, N. (2018). Pecah Pamore: Tradisi Siraman Jawa di Belawan Mulya. Jurnal Budaya, 4(2), 50–65.

Susilo, H. B., & Purnomo, H. (2022). Pelestarian Upacara Adat Perkawinan di Kadipaten Pakualaman Yogyakarta. Jurnal Khasanah Ilmu, 13(1), 47–56.

Wulandari, N. D., Nugraha, & Kaswati, A. (2023). Makna Filosofis Uborampe Pasang Tarub dan Siraman pada Upacara Pernikahan Adat Jawa di Kradenan Jawa Tengah. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(2), 265–276.

Yuniarti, N., & Sukma, A. (2021). Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Prosesi Pernikahan Adat Jawa. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 10(1), 1–15.

Downloads

Published

2026-01-07

Issue

Section

Articles