IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER SISWA DI SMP NEGERI 18 SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i2.9252Keywords:
anti corruption education, Pancasila education, character educationAbstract
This study aims to describe the implementation of anti-corruption education in Pancasila Education learning at SMP Negeri 18 Surakarta, identify teachers' strategies in instilling anti-corruption values in students, and analyze supporting and inhibiting factors in its implementation. This research used a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of the school principal, Pancasila Education teachers, and eighth grade students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis used an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that anti-corruption education had been implemented through the cultivation of honesty, discipline, and responsibility values in the learning process. Teachers implemented several strategies such as providing understanding of anti-corruption values, encouraging honest and disciplined behavior, giving independent assignments, and providing role models for students. Supporting factors include teacher commitment and school support in strengthening character education, while inhibiting factors include differences in student character and external environmental influences.
References
Al-Zainuri, A. (2023). Integrasi Pendidikan Antikorupsi dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Civic Hukum, 8(2), 101–112.
Firmansyah, V. S., & Gianistika, C. (2023). Pengaruh Pendidikan Antikorupsi terhadap Karakter Jujur Siswa. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(1), 22–30.
Hidayat, R. (2024). Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Antikorupsi kepada Siswa. Jurnal Pendidikan Moral, 9(1), 34–45.
Ki Hajar Dewantara. (2013). Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.
Komisi Pemberantasan Korupsi. (2020). Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah. Jakarta: KPK.
Kurniawan, S. (2016). Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Lawrence Kohlberg. (1981). The Philosophy of Moral Development. San Francisco: Harper & Row.
Lestari, D. (2023). Implementasi Pendidikan Antikorupsi dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 90–100.
Mulyasa, E. (2018). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Nugroho, B. (2024). Pendidikan Antikorupsi sebagai Upaya Membangun Integritas Generasi Muda. Jurnal Ilmu Pendidikan, 16(1), 74–85.
Prabowo, A. S. (2024). Pendidikan Antikorupsi dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 45–56.
Rahmadhani, Z. (2024). Sekolah sebagai Agen Perubahan dalam Pencegahan Korupsi melalui Pendidikan. Jurnal Pendidikan Sosial, 12(2), 67–78.
Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sari, N. P. (2022). Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PPKn untuk Mencegah Perilaku Korupsi. Jurnal Civic Education, 7(2), 120–130.
Simanjuntak, A. J. L., et al. (2025). Menanamkan Budaya Antikorupsi Sejak Dini melalui Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Indonesia, 14(1), 55–66.
Sudrajat, A. (2011). Mengapa Pendidikan Karakter?. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47–58.
Suyanto. (2010). Pendidikan Karakter di Sekolah. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Dasar.
Thomas Lickona. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Utami, I. S., & Devi, L. S. (2025). Implementasi Pendidikan Antikorupsi dalam Pembelajaran PPKn di Sekolah Menengah. Jurnal Civic Education, 9(1), 32–41.
Wibowo, A. (2017). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









