Edukasi Pengelolaan Utang dan Tabungan Keluarga Secara Bijak kepada Para Anggota Majelis Taklim Sunan Drajat, Ciseeng, Bogor
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12605Keywords:
Literasi Keuangan; Pengelolaan Utang; Tabungan Keluarga; Pengabdian kepada Masyarakat.Abstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan utang dan tabungan keluarga secara bijak kepada para anggota Majelis Taklim Sunan Drajat, Ciseeng, Bogor. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain rendahnya literasi keuangan keluarga, tingginya penggunaan utang konsumtif, rendahnya kebiasaan menabung, serta belum optimalnya pencatatan keuangan rumah tangga. Kondisi tersebut dapat berdampak pada ketidakstabilan ekonomi keluarga apabila tidak dikelola dengan baik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, penyuluhan, diskusi, simulasi pengelolaan keuangan keluarga, dan pendampingan sederhana dalam penyusunan anggaran rumah tangga. Materi meliputi pengelolaan utang yang sehat, pentingnya tabungan dan dana darurat, penyusunan skala prioritas kebutuhan, serta pencatatan pemasukan dan pengeluaran keluarga secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga yang sehat dan terencana. Peserta mulai memahami cara membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menghindari utang konsumtif berlebihan, serta pentingnya menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan dana darurat. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan dan mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
References
Arianti, B. F. (2021). Literasi keuangan (teori dan implementasinya). Banyumas: Penerbit Pena Persada.
Lia, D. A. Z., Fitri, R., & Tariaranie, R. (2024). Eskalasi literasi keuangan dalam pengelolaan keuangan keluarga sebagai upaya minimalisasi digital fraud. PERDULI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 1–10.
Lusardi, A. (2019). Financial literacy and the need for financial education: Evidence and implications. Swiss Journal of Economics and Statistics, 155(1), 1–8.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. Jakarta: OJK.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2024. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Financial Literacy and Consumer Protection Activities Update October 2024. Jakarta: OJK.
Putri, N. M., & Rahyuda, H. (2017). Pengaruh tingkat financial literacy dan faktor sosiodemografi terhadap perilaku keputusan investasi individu. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 6(9), 3407–3434.
Remund, D. L. (2018). Financial literacy explicated: The case for a clearer definition in an increasingly complex economy. Journal of Consumer Affairs, 52(2), 266–286.
Thomas, G. N., Nur, S. M. R., & Indriaty, L. (2024). The impact of financial literacy, social capital, and financial technology on financial inclusion of Indonesian students. arXiv Preprint.
Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi pengelolaan keuangan pribadi. Jurnal Nominal, 6(1), 11–26.
Zulaihati, S., Susanti, S., & Widyastuti, U. (2020). Teachers' financial literacy and financial behavior as efforts to improve financial well-being. Universal Journal of Educational Research, 8(11), 5894–5901.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










