BUDIDAYA MAGGOT BSF SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA SEMPULUR, KARANGGEDE, BOYOLALI

Authors

  • Muhammad Kenny Umar Syarief Universitas Sebelas Maret
  • Muhammad Naufal Harits Musyaffa' Universitas Sebelas Maret
  • Maulana Aditya Universitas Sebelas Maret
  • Aditya Rizki Ramadhan Universitas Sebelas Maret
  • Eni Wulan Safitri Universitas Sebelas Maret
  • Fania Az Zahra Universitas Sebelas Maret
  • Fita Kiyan Salsabil Universitas Sebelas Maret
  • Angellika Dalillah Nur Aslama Universitas Sebelas Maret
  • Eka Puja Fernanda Universitas Sebelas Maret
  • Luthfiana Azizatul Muslimah Universitas Sebelas Maret
  • Joko Riyanto Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12638

Keywords:

Budidaya maggot BSF, Sampah organik, Pengelolaan sampah, Anggota PKK, Desa Sempulur

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian, termasuk di Desa Sempulur, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Salah satu alternatif pemanfaatan sampah organik adalah melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), yang mampu memanfaatkan bahan organik sebagai sumber pakan sekaligus menghasilkan biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun ikan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot BSF. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 di Balai Desa Sempulur dengan melibatkan anggota PKK melalui metode sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Tahapan kegiatan meliputi pengenalan maggot BSF, alat dan bahan, pemilahan serta persiapan sampah organik, penyiapan media pakan, praktik budidaya, dan penjelasan pemanenan serta pemanfaatan maggot. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai tahapan dasar budidaya serta pemanfaatan sampah organik sebagai media pakan. Kegiatan juga menunjukkan ketertarikan peserta terhadap budidaya maggot sebagai alternatif pengelolaan sampah. Budidaya maggot BSF berpotensi memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi melalui pemanfaatan sampah organik serta hasil budidaya. Keberlanjutan penerapan budidaya oleh masyarakat diperlukan agar manfaat tersebut dapat dikembangkan secara optimal.

References

Auliani, R., Elsaday, B., Apsari, D. A., & Nolia, H. (2021). Kajian pengelolaan biokonversi sampah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (Studi Kasus: PKPS Medan). Jurnal Serambi Engineering, 6(4), 2423–2429. https://doi.org/10.32672/jse.v6i4.3518

Gesriantuti, N., Elsie, Harahap, I., Herlina, N., & Badrun, Y. (2017). Pemanfaatan limbah organik rumah tangga dalam pembuatan pupuk bokashi di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1).

Rukmini, P. (2020). Pengolahan sampah organik untuk budidaya maggot black soldier fly (BSF). Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat UNDIP 2020, 1(1).

Suciati, R. (2017). Efektifitas media pertumbuhan maggots Hermetia illucens (lalat tentara hitam) sebagai solusi pemanfaatan sampah organik. Biosfer: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 2(1), 8–13.

Sunarno, S., Triyono, T., Martono, K. T., & Santosa, A. W. B. (2024). Peningkatan partisipasi masyarakat pada budidaya magot berbasis penyediaan pakan dari pengolahan limbah organik rumah tangga di Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Jurnal Pasopati, 6(2)

Downloads

Published

2026-09-09

Issue

Section

Articles