Peningkatan Literasi Finansial melalui Sistem 3 Pos dan Pencatatan Digital untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga di Desa Sugihan

Authors

  • Adrian Nur Universitas Sebelas Maret
  • Nur Matin Khakim Universitas Sebelas Maret
  • Firdan Afwan Adzkary Universitas Sebelas Maret
  • Adam Hidayatuloh Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12656

Keywords:

Literasi finansial, Ketahanan ekonomi, UMKM, Pencatatan digital, Desa Sugihan

Abstract

Ketahanan ekonomi keluarga di pedesaan sering kali terancam oleh rendahnya literasi finansial, khususnya kebiasaan mencampuradukkan keuangan rumah tangga dengan modal usaha mikro (UMKM). Permasalahan ini secara nyata terjadi di Desa Sugihan, di mana pencatatan kas warga masih bersifat tradisional. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi program peningkatan literasi finansial guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan adalah partisipatif interaktif, memadukan edukasi teoretis dengan pendampingan praktik langsung (hands-on). Kegiatan ini melibatkan 19 peserta dari kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, dengan evaluasi efektivitas berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah intervensi. Setelah intervensi, 100% warga menyadari urgensi pemisahan kas, dan 57,9% sangat memahami penerapan "Sistem 3 Pos". Pendampingan praktik juga sukses meruntuhkan stigma gagap teknologi, dibuktikan dengan 89,5% warga mampu mengoperasikan template pencatatan keuangan Meta AI di gawai masing-masing. Selanjutnya, inisiatif "Ekonomi Polybag" berhasil menstimulasi 52,6% warga untuk menekan pengeluaran konsumtif harian. Disimpulkan bahwa program ini sangat efektif meningkatkan keterampilan finansial dan digital masyarakat. Guna menjamin keberlanjutan pascaprogram, disarankan pembentukan kader literasi keuangan di tingkat desa untuk melakukan pendampingan secara berkala.

References

Buku

Hikmat, H. (2010). Strategi pemberdayaan masyarakat. Humaniora Utama Press.

Korten, D. C. (1993). Menuju Abad Ke-21: Tindakan Sukarela dan Agenda Global. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia / Pustaka Sinar Harapan.

Ndraha, T. (2011). Kybernology (Ilmu Pemerintahan Baru). Jakarta: Rineka Cipta.

Soekanto, S. (2012). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial & Pekerjaan Sosial. PT. Refika Aditama.

Artikel dari Jurnal

Ashari, Saptana, & Purwantini, T. B. (2012). Potensi Dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.

Margaretha, F., & Pambudhi, R. A. (2015). Tingkat literasi keuangan pada mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 17(1), 76–85.

Rudiantoro, R., & Siregar, S. V. (2012). Kualitas Laporan Keuangan UMKM Serta Prospek Implementasi SAK ETAP. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 9(1), 1–21.

Widiastuti, S., & Pratama, D. (2021). Transformasi Ekonomi Digital di Pedesaan: Potensi dan Tantangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 65-80.

Downloads

Published

2026-09-10

Issue

Section

Articles