Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik Sayur dan Buah Menjadi Pupuk Cair Eco-Enzyme untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Tempuran

Authors

  • Dita Anggraeni Universitas Sebelas Maret
  • Sudadi Sudadi Universitas Sebelas Maret
  • Ahmad Faishal Universitas Sebelas Maret
  • Aubin Nada Maulidan Universitas Sebelas Maret
  • Annida Ma’rifatul Dinina Universitas Sebelas Maret
  • Adinda Syifa Annisa Universitas Sebelas Maret
  • Na’ilah Anggraini Yustyaningrum Universitas Sebelas Maret
  • D'via Clearrayputri Yunanta Universitas Sebelas Maret
  • Risvi Ragil Irawan Universitas Sebelas Maret
  • Muhammad Adnan Aurelli Universitas Sebelas Maret
  • Sindu Yafi Aditama Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i5.12711

Keywords:

eco-enzyme, limbah organik, pemberdayaan masyarakat, pupuk cair, pertanian berkelanjutan

Abstract

Pengelolaan limbah organik masih menjadi tantangan lingkungan, terutama karena terbatasnya kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada warga Desa Tempuran, khususnya anggota kader PKK, mengenai pemanfaatan limbah sayuran dan buah-buahan menjadi pupuk cair eco-enzyme guna mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Tempuran melalui sosialisasi dan demonstrasi langsung yang melibatkan 30 peserta. Pelaksanaannya mencakup penyiapan alat dan bahan, proses pembuatan dengan perbandingan molase, limbah organik, dan air sebesar 1:3:10, serta penjelasan mengenai proses fermentasi anaerobik selama kurang lebih 90 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Desa Tempuran terhadap pengelolaan limbah organik masih tergolong rendah, dan infrastruktur pengelolaan limbah pun masih terbatas. Namun, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta partisipasi aktif selama sesi diskusi dan praktik. Pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme memberikan alternatif yang aplikatif untuk pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk yang berpotensi digunakan sebagai pupuk cair. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah organik serta mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Desa Tempuran.

 

References

Damanhuri, E., & Padmi, T. (2010). Pengelolaan sampah [Diktat kuliah TL-3104]. Institut Teknologi Bandung.

Dhiman, S. (2017). Eco-enzyme—A perfect house-hold organic cleanser. International Journal of Engineering Technology, 5(11), 19–23.

Dhiman, S. (2020). Eco-enzymes—An approach towards reducing pollution. Journal of Pollution Effects and Control, 1(2), 1–7.

Gunardi. (2022). [Sumber tentang timbulan sampah di Indonesia].

Istanti, A., Indraloka, A. B., & Utami, S. W. (2023). Karakteristik pupuk cair eco-enzyme berbahan dasar limbah sayur dan buah terhadap kandungan nutrisi dan bahan organik. Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences, 7(1), 79–85. https://doi.org/10.25047/agriprima.v7i1.503

Kriswantoro, H., Nasser, G. A., Zairani, F. Y., Nisfuriah, L., Rompas, J. P., Dali, D., Hasani, B., Yulianto, D., & Sofian, A. (2022). Pemanfaatan eco-enzim dari sampah organik rumah tangga untuk menjaga kesuburan tanah dan pengendali hama tanaman. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 3(1), 7–11. https://doi.org/10.32502/altifani.v3i1.5355

Muliarta, I. N., & Darmawan, I. K. (2021). Processing household organic waste into eco-enzyme as an effort to realize zero waste. Agriwar Journal, 1(1), 6–11.

Prabowo, C. A., Astuti, F., Erlangga, Y. N., Dewi, R. T. R., Monika, D. E., Widiyanti, F., Pramesti, N. H., Irawan, Y., Agustin, D. A., Nurjanah, U. A., & Shaumiyah, I. R. (2022). Pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan eco-enzyme di Desa Sumber dari program kegiatan pengabdian masyarakat Universitas Sebelas Maret. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Environmental, and Learning.

Rasit, N. (2019). Production and characterization of eco enzyme produced from tomato and orange wastes and its influence on the aquaculture sludge. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(3), 967–980.

Rochyani, N., Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2020). Analisis hasil konversi eco enzyme menggunakan nenas (Ananas comosus) dan pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Redoks, 5(2), 135–140. https://doi.org/10.31851/redoks.v5i2.5060

Sitogasa, P. S. A., & Rosariawari, F. (2023). Produk olahan limbah kampus bersama mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan di UPN “Veteran” Jawa Timur. Environation, 3(2), 9–16.

Susilowati, L. E., Ma’shum, M., & Arifin, Z. (2021). Pembelajaran tentang pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai bahan baku eko-enzim. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 356–362.

Vama, L., & Cherekar, M. N. (2020). Production, extraction and uses of eco-enzyme using citrus fruit waste: Wealth from waste. Asian Journal of Microbiology, Biotechnology & Environmental Sciences, 22(2), 346–351.

Varshini, B., & Gayathri, V. (2023). Role of eco-enzymes in sustainable development. Nature Environment and Pollution Technology, 22(3), 1299–1310. https://doi.org/10.46488/NEPT.2023.v22i03.017

Viza, R. Y. (2022). Uji organoleptik eco-enzyme dari limbah kulit buah. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, 5(1), 24–30.

Downloads

Published

2026-09-15

Issue

Section

Articles